Ketua Komisi Daerah (Komda) Lansia Kota Depok, Imam Budi Hartono (IBH) (Baju Hitam) saat memberikan secara simbolis doorprize kepada lansia pada puncak Peringatan Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN) ke-26 di Alun-Alun Kota Depok. (Foto : Diskominfo)

DepokNews – Ketua Komisi Daerah (Komda) Lansia Kota Depok, Imam Budi Hartono (IBH) menilai Puncak Peringatan Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN) ke-26, sukses digelar. Dirinya mengapresiasi seluruh panitia, mulai dari Perangkat Daerah (PD), camat, lurah, para organisasi lansia, rumah sakit daerah dan swasta serta pelaku usaha yang telah membantu terlaksananya HLUN yang digelar di Alun-alun Kota Depok.

“Sebagai Ketua Komda Lansia saya sangat apresiasi berlangsungnya acara ini, sangat meriah para lansia antusias ikut senam. Ada acara hiburan dan hadiah menarik hingga stand pemeriksaan kesehatan,” kata IBH kepada berita.depok.go.id, usai menghadiri acara HLUN Tingkat Kota Depok.

Sebagai Wakil Wali Kota Depok, ia menjelaskan, umumnya lansia mempunyai tiga masalah dasar, yaitu kesehatan, ekonomi dan sosial. Dalam masalah kesehatan, Pemkot Depok telah menyiapkan beberapa elemen, misalnya Posbindu di setiap RW, Kartu Indonesia Sehat (KIS) APBD dan sebagainya. 

“Di dalamnya juga ada masalah sosial di mana mereka juga harus kumpul dan terlibat dengan komunitas. Ada sebuah perkumpulan di mana sebelum lansia aktif dan saat menjadi lansia mereka tidak merasa kesendirian. 

“Di dalam organisasi lansia itu ada kegiatan senam yang berpengaruh bagi kesehatan mereka. Itu pula yang ada di dalam Komda Lansia,” ungkapnya. 

Selanjutnya, ujar IBH, masalah ekonomi, ke depan Pemkot ingin membuat pelatihan terhadap lansia yang nanti produksinya bisa dipasarkan di tempat tertentu. Tentu bekerja sama dengan lembaga bisnis yang ada di Kota Depok. Menurutnya, pelatihan bagi labsia itu nantinya dapat menampung ide dan masukan untuk produk mereka.

“Ke depan kita siapkan juga pelatih dan permodalannya juga untuk bersinergi dengan pelaku usaha lainnya. Salah satu program Kartu Depok Sejahtera (KDS) yang terdapat pelatihan untuk para lansia,” jelasnya. 

IBH menuturkan, anggaran khusus lansia memang belum ada. Namun, anggaran khusus bagi lansia tersebar di berbagai perangkat daerah dan kecamatan serta kelurahan.

Dikatakannya, anggaran di PD tersebut ada pada bidang kesehatan, sosial dan pembangunan. Meski di masing- masing PD, tapi program tetap untuk membentuk lansia tangguh lansia sehat. 

“Selain itu kegiatan dalam bidang keagamaan, juga menjadi pokok, di mana mengajak komunitas untuk bisa refreshing, bertemu antar lansia satu sama lain dalam komunitas sehingga mereka bahagia. Dengan berbagai kegiatan tersebut kita ingin menghadirkan kebahagiaan untuk lansia Kota Depok,” tutupnya. 

Sumber : depok.go.id