DepokNews — Ditemukannya pasien bergejala omicron di Kota Depok membuat Wali Kota Depok Mohammad Idris angkat bicara. Bahkan orang No satu di Kota Depok tersebut dengan tegas meminta masyarakat untuk tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan (prokes) pencegahan Covid-19 meski sudah divaksinasi.

” Meski sudah di vaksin kita tetap taati prokes jangan abai. Jika keluar rumah
menjaga jarak fisik, selalu mencuci tangan dengan sabun atau sanitizer,”ujar Idris melalui siara persnya.

Selain meminta tidak abai, Idris pun menghimbau agar masyarakat patuh terhadap kebijakan PPKM terutama untuk menghindari kerumunan dan kepatuhan terhadap persentase kegiatan di tempat umum dengan ditemukannya kasus Covid-19 varian Omicron.

Ia juga memaparkan keberhasilan melawan pandemi Covid-19 ini sangat tergantung kepada kedisiplinan kita dalam menerapkan prokes secara optimal. Yang paling utama senantiasa menjalankan norma-norma agama.

“Juga meningkatkan ibadah dan memperbanyak doa kepada Alloh SWT Tuhan Yang Maha Kuasa,” ujarnya.

Selanjutnya upaya Vaksinasi Covid-19 di Kota Depok mencapai 1.327.255 sasaran atau 82.269 persen untuk dosis pertama 92.449 sasaran atau 77.07 persen untuk dosis pertama pada lansia dan 159.052 sasaran atau 80.45 persen untuk dosis pertama pada Anak-anak.

“Upaya percepatan vaksinasi Ini semua dalam rangka mencapai Herd Immunity Covid-19 di Kota Depok,” tutur Mohammad Idris.