DepokNews–Tim dosen dan mahasiswa Program Studi Pariwisata Universitas Gunadarma kembali melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) pada tanggal 30 Mei 2026 di Kelurahan Kemanggisan, Kecamatan Palmerah, Jakarta Barat. Kegiatan yang mengusung tema “Optimalisasi Pemberdayaan Masyarakat melalui Pengembangan Produksi dan Pemasaran Cinderamata Berbasis Kuliner” ini melibatkan ibu-ibu pelaku usaha mikro sebagai mitra dalam program pemberdayaan masyarakat yang berkelanjutan.
Program tersebut merupakan tindak lanjut dari kegiatan pengabdian sebelumnya yang berfokus pada pelatihan produksi cinderamata berbasis kuliner. Pada tahap lanjutan ini, tim pengabdian melakukan pendampingan dan evaluasi terhadap perkembangan usaha yang telah dijalankan oleh peserta sekaligus mengidentifikasi berbagai peluang pengembangan usaha yang dapat dilakukan pada masa mendatang.

Suasana diskusi berlangsung aktif ketika para peserta berbagi pengalaman mengenai perkembangan usaha cinderamata berbasis kuliner yang telah mereka jalankan sejak mengikuti program sebelumnya.
Diskusi berlangsung dalam suasana yang hangat dan terbuka sehingga peserta dapat menyampaikan berbagai masukan maupun kendala yang mereka hadapi. Tim pengabdian juga melakukan evaluasi terhadap penerapan hasil pelatihan sebelumnya untuk mengetahui sejauh mana pengetahuan yang telah diberikan dapat diimplementasikan dalam kegiatan usaha sehari-hari.
Melalui diskusi tersebut, tim pengabdian memperoleh gambaran mengenai kondisi usaha yang saat ini dijalankan masyarakat. Beberapa peserta menyampaikan bahwa mereka telah mulai menerapkan pengetahuan yang diperoleh dari program sebelumnya, khususnya terkait pengolahan dan pengemasan produk. Namun demikian, masih terdapat sejumlah tantangan yang perlu mendapatkan perhatian, terutama dalam aspek pemasaran dan pengembangan produk.
Selain membahas kendala yang dihadapi, tim pengabdian juga memberikan berbagai masukan terkait strategi pengembangan usaha yang dapat dilakukan secara bertahap. Pembahasan mencakup peningkatan kualitas produk, penguatan identitas produk, pengembangan kemasan yang lebih menarik, serta pemanfaatan media digital sebagai sarana promosi yang efektif.
Pada kegiatan ini, tim pengabdian juga membahas pentingnya aspek legalitas usaha sebagai bagian dari upaya meningkatkan nilai tambah produk. Salah satu fokus pembahasan adalah penyusunan alur produksi yang sistematis sebagai persiapan pengurusan Hak Kekayaan Intelektual (HAKI).
Pembahasan mengenai HAKI mendapat perhatian yang cukup besar dari para peserta. Sebagian besar peserta menyadari bahwa perlindungan terhadap produk yang dihasilkan memiliki peran penting dalam menjaga keunikan produk sekaligus meningkatkan kepercayaan konsumen. Dengan adanya perlindungan hukum yang memadai, produk yang dihasilkan diharapkan memiliki nilai ekonomi yang lebih tinggi.
Kegiatan ini juga menjadi sarana pembelajaran bagi mahasiswa Program Studi Pariwisata Universitas Gunadarma untuk berinteraksi langsung dengan masyarakat. Melalui keterlibatan dalam kegiatan pengabdian, mahasiswa memperoleh pengalaman mengenai proses pemberdayaan masyarakat, identifikasi permasalahan usaha mikro, serta penerapan ilmu yang diperoleh selama perkuliahan dalam konteks nyata di lapangan.

Melalui kegiatan pendampingan dan evaluasi ini, Program Studi Pariwisata Universitas Gunadarma berharap masyarakat dapat terus mengembangkan usaha cinderamata berbasis kuliner yang telah dirintis. Pendampingan yang dilakukan secara berkelanjutan diharapkan mampu membantu meningkatkan kualitas produk, memperluas peluang pemasaran, memperkuat aspek legalitas usaha, serta mendorong tumbuhnya kemandirian ekonomi masyarakat berbasis potensi lokal. Kegiatan ini sekaligus menjadi wujud implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi melalui kontribusi nyata dalam mendukung pemberdayaan dan pengembangan masyarakat.






