DepokNews – Sekolah Tinggi Teknologi Terpadu Nurul Fikri (STT-NF) mengembangkan MODIVA (Monitoring Distribusi Tablet Tambah Darah), sebuah platform digital yang dirancang untuk membantu proses pengelolaan dan pemantauan distribusi Tablet Tambah Darah (TTD) di Kota Depok.
Pengembangan MODIVA dipimpin oleh Dr. Sirojul Munir, S.Si., M.Kom. bersama mahasiswa Program Studi Teknik Informatika STT-NF, yaitu Abdullah Al Wafi, Nadya Mutia Safira, Nur Ikhsan, Nabil Robbani, dan Wisnu Nugroho.
Pengembangan sistem ini diawali dengan observasi dan diskusi bersama UPTD Puskesmas Tanah Baru. Kegiatan tersebut dilakukan untuk memahami proses distribusi Tablet Tambah Darah serta mengidentifikasi kebutuhan pengguna di lapangan.

Berdasarkan hasil observasi tersebut, tim kemudian mengembangkan MODIVA sebagai solusi digital yang dapat membantu proses monitoring distribusi TTD secara lebih terintegrasi. Pengembangan sistem dilakukan selama kurang lebih tiga bulan dan hasilnya dipresentasikan kepada pihak UPTD Puskesmas Tanah Baru pada 11 Juni 2026.
Kepala UPTD Puskesmas Tanah Baru, drg. Ria Rosmadina Sari, memberikan apresiasi terhadap hasil pengembangan MODIVA. Sistem tersebut dinilai telah sesuai dengan kebutuhan mitra dan diharapkan dapat membantu proses monitoring distribusi Tablet Tambah Darah agar berjalan lebih efektif.
MODIVA dikembangkan dalam bentuk aplikasi berbasis web dan mobile. Platform ini mendukung pengelolaan data, monitoring distribusi Tablet Tambah Darah, serta pelaporan konsumsi oleh siswa.
Selain itu, MODIVA juga dilengkapi dengan chatbot DIVA yang dapat membantu pengguna dalam memperoleh informasi serta fitur prediksi anemia berbasis Machine Learning dan eXplainable Artificial Intelligence (XAI).
Melalui pengembangan MODIVA, STT-NF berupaya menerapkan keilmuan teknologi informasi untuk menghadirkan solusi digital yang dapat menjawab kebutuhan institusi dan masyarakat. Kolaborasi antara dosen, mahasiswa, dan mitra diharapkan dapat terus mendorong pemanfaatan teknologi dalam mendukung layanan kesehatan yang lebih terintegrasi di Kota Depok.






