Menu

Dark Mode
Ide Keren dan Kreatif, Bantuan Makan Sahur di Depok 20 Alasan Warga Nyaman Tinggal di Kota Depok Santika Hotel Depok Kenalkan Menu Malaysia Kota Depok Masuk Zona Rawan Narkoba Duh! Ada 3700 Perceraian Di Depok Selama 2016, Media Sosial Menjadi Penyebab Utama

Pendidikan

Disdik Depok Akan Pantau PPDB Langsung ke Sekolah

badge-check


					Disdik Depok Akan Pantau PPDB Langsung ke Sekolah Perbesar

 

DepokNews- Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Mohammad Thamrin mengatakan, tercatat sudah ada 30 ribu yang ikut ujian. Dari 30 ribu pendaftar itu ada yang masuk ke pesantren, atau sekolah lain. Pihaknya mengaku belum mendata lagi sisa peserta. Namun daya tampung di sekolah negeri ternyata hanya 7900.

“Hanya 7900 ditambah SMP terbukanya sekitar 1000 jadi 8700 untuk SMP negeri.SMP swasta di Depok kan banyak, jadi jika  yang tidak masuk sekolah negeri bisa ke swasta. SMP swasta ada sekitar 170,” urai Thamrin.

Dirinya menegaskan pihaknya akan menurunkan pengawas yang memantau PPDB di setiap sekolah baik SD dan SMP. Hal tersebut dilakukan untuk mencegah praktek-praktek curang seperti jual beli bangku.

Ia merinci ada beberapa  kuota keberpihakan siswa miskin 20 persen, keberpihakan siswa berprestasi 5 persen, keberpihakan kepada anak berkebutuhan khusus, keberpihakan kepada anak guru itu 5 persen.

“Bagi yang memenuhi kuota diakomodir namun karena kuota terbatas kami juga lihat skor nilai,” terangnya.

Dia mengatakan pihaknya semaksimal mungkin berupaya untuk tertibkan PPDB tahun ini. Diakui hal itu tidak bisa dilakukan secara sekaligus tapi pihaknya akan  berupaya semaksimal mungkin.

“Intinya PPDB Itu tidak boleh ada pungutan biaya pendaftaran. Itu tidak boleh. Kami akan tetap berpegang sesuai ketentuan bahwa tidak ada pungutan proses dalam PPDB. Jangan sampai ada oknum yang melakukan pungutan,” katanya.

Thamrin juga mengimbau kepada para orangtua siswa agar tidak memaksakan kehendaknya. Setiap kali acara perpisahan sekolah dirinya sampaikan ke orangtua siswa agar menyesuaikan kemampuan anak.

“Jika NEM nya bagus ikut yang alami saja. Jangan masuk melalui jalur lain, kasian anak juga terbebani bisa merusak  psikologis anak. Mereka kan masa depan kita,” tandasnya.(mia

Facebook Comments Box

Read More

Universitas Gunadarma Perkuat Tata Kelola Bank Sampah Sukatani melalui Digitalisasi Pembukuan dan SOP Operasional

4 August 2026 - 20:38 WIB

Tingkatkan Kualitas Pembelajaran, Dosen FMIPA UNJ Latih Guru SD di Depok Gunakan Alat Peraga dan Software Matematika

4 August 2026 - 06:06 WIB

Dosen UNJ Perkuat Kompetensi Guru SMP Depok melalui Pelatihan Pembelajaran Matematika Berbasis STEM untuk Mendukung SDG 4

2 August 2026 - 17:46 WIB

Dosen Matematika UNJ Latih Puluhan Guru SMP se-Kota Depok Kembangkan Bahan Ajar Berbasis LMS

2 August 2026 - 03:05 WIB

Universitas Gunadarma : Pelayanan Pemeriksaan Gratis Bagi Sivitas Akademika Universitas Gunadarma di Wilayah Kerja Puskesmas Cisalak Pasar

26 July 2026 - 09:22 WIB

Trending on Pendidikan