Menu

Dark Mode
Ide Keren dan Kreatif, Bantuan Makan Sahur di Depok 20 Alasan Warga Nyaman Tinggal di Kota Depok Santika Hotel Depok Kenalkan Menu Malaysia Kota Depok Masuk Zona Rawan Narkoba Duh! Ada 3700 Perceraian Di Depok Selama 2016, Media Sosial Menjadi Penyebab Utama

Ragam

Anggota Komisi A DPRD Depok, Farida Rachmayanti : Edukasi Berinternet dan Medsos Jangan Berhenti

badge-check


					<em>Anggota Komisi A DPRD Depok, Farida Rachmayanti : Edukasi Berinternet dan Medsos Jangan Berhenti</em> Perbesar

DepokNews–Darida Rachmayanti, Anggota Komisi A DPRD Depok sepakat dengan ajakan Kadiskominfo Depok agar semua pihak harus cerdas memanfaatkan internet dan lebih bijak dalam mengoperasikan media sosial. Terlebih sikap dan tindakan ini telah diatur dalam UU ITE 2008. Di dalam aturan tersebut dapat menjerat setiap orang karena kurang bijak dalam bermedia sosial.

Menurut Farida yang juga anggota Bapemperda DPRD Depok bahwa kemajuan teknologi informasi memang
memberikan berbagai kemudahan. Selain itu, juga mempercepat dan mempermudah proses informasi dan distribusi dalam kegiatan ekonomi serta menambah efektifitas dan efisiensi dalam interaksi sosial masyarakat.

Namun, pada sisi lain ada pula dampak negatifnya, seperti pribadi cenderung asosial karena lebih asyik berada di dunia online, adanya pelanggaran hak cipta dan kejahatan di dunia maya (online). Dampak negatif lainnya seperti kecanduan gadget, pornografi, tayangan kekerasan, penipuan, dan perjudian online.

“Memang mendesak bagi kita semua untuk terus mengedukasi. Terutama bagi generasi Z yang begitu dekat dengan dunia internet. Begitu akrab dengan medsos. Fungsi keluarga, peran sekolah dan juga peran ulama atau pemuka agama sangat penting dalam mengarahkan mereka agar berinternet sehat dan cerdas, serta bermedsos dengan bijak,” imbuh Farida.

Selain hal diatas, lanjut Farida harus diarahkan pilihan solusinya. Misalnya mengenalkan dan mendekatkan generasi Z pada ekonomi kreatif. Hal bisa menjadi salah satu pilihan solusi. Tujuannya agar kepiawaian mereka dalam berinternet dan bermedsos memiliki nilai guna. Bahkan dalam jangka panjang dapat memberikan nilai tambah.

“Kita pahami bahwa ekonomi kreatif adalah sebuah industri yang didasarkan pada seni, budaya, bisnis, juga teknologi. Oleh karenanya, ekonomi kreatif berkembang pesat seiring perkembangan teknologi,” ujar aleg dapil Beji Cinere Limo tersebut.

Menurut Kemenparekraf, subsektor ekonomi kreatif adalah pengembang permainan, seni kriya, desain interior, musik, seni rupa, desain produk, fashion, kuliner, film, animasi, video, fotografi, desain komunikasi visual, televisi, radio, arsitektur, periklanan, seni pertunjukan, penerbitan, dan aplikasi.

“Sebuah tantangan tersendiri bagi Pemerintah Kota Depok untuk membuat program yang dapat menjembatani Gen Z dekat dengan ekonomi kreatif. Sebenarnya Depok punya potensinya. Ada perguruan tinggi negeri dan swasta yang bisa diajak berkolaborasi. Sekali lagi, kita ingin menyiapkan generasi muda kita menjadi kekuatan pembangunan. Bukan sebaliknya, menjadi tumpukan pe-er di masa datang,” pungkas Farida.

Facebook Comments Box

Read More

Fraksi PKS Kawal Hak Warga, Komisi A DPRD Tegaskan Keadilan Harus Berdiri di Atas Hukum

8 July 2026 - 14:39 WIB

Tadabur Alam MT Balai Wartawan Kota Depok, Pererat Ukhuwah dan Bangun Semangat Kebersamaan di Kaki Gunung Gede

7 July 2026 - 17:26 WIB

DPC PKS Tapos Hadiri Silaturahmi Anggota DPR RI H. Muhammad Kholid dalam Program BSPS

7 July 2026 - 06:27 WIB

Semangat Kader PKS Tapos Warnai Kembara PKS Depok 2026, Raih Juara 1 dan Peserta Favorit

7 July 2026 - 06:23 WIB

Sosialisasi Komisi A, Bang Hafid Ingatkan Bahaya Kejahatan Siber di Era Digital dan Perilaku LGBT

6 July 2026 - 11:41 WIB

Trending on Ragam