Menu

Dark Mode
Ide Keren dan Kreatif, Bantuan Makan Sahur di Depok 20 Alasan Warga Nyaman Tinggal di Kota Depok Santika Hotel Depok Kenalkan Menu Malaysia Kota Depok Masuk Zona Rawan Narkoba Duh! Ada 3700 Perceraian Di Depok Selama 2016, Media Sosial Menjadi Penyebab Utama

Ragam

Ini Penyebab Pengobatan Alternatif Ida Dayak di Kostrad Cilodong Dibatalkan

badge-check


					Ini Penyebab Pengobatan Alternatif Ida Dayak di Kostrad Cilodong Dibatalkan Perbesar

DepokNews–Pengobatan alternatif Ida Dayak yang semula akan digelar di Konstrad Cilodong, Depok terpaksa dibatalkan. Pasalnya warga yang datang sangat membludak dan tidak kondusif. Warga berdesakan memenuhi lapangan tembak Kostrad Cilodong dan sulit diatur. Ida yang melihat situasi tersebut kemudian memilih balik kanan dari lapangan tembak.

Warga pun kecewa karena Ida batal melakukan pengobatan. Padahal mereka sudah menunggu sejak pagi. Hal itu lantaran tidak tertibnya warga ketika Ida datang langsung bergerombol. “Ya masyarakatnya ngga tertib, sudah diatur sama aparat ngga tertib. Yang cape akhirnya kita sendiri kan ya tidak ada hasil,” kata Supriyanto, warga Cilegon, Senin (3/4).

Dia menyadari ketidaktertiban warga yang membuat Ida akhirnya enggan melakukan pengobatan. Kendati kecewa namun dia menyadari bahwa itu kesalahan bersama karena tidak mau diatur. “Coba diatur seperti kambing atau kerbau, kan nurut. Ini semua pengen berobat, semua pengen dapet. Tapi jadinya malah ngga dapet apa-apa karena keserakahan diri pengen semua ditangani,” sesalnya.

Menurutnya, yang harus disadari bersama adalah Ida Dayak belum tentu menangani semua yang datang mengantre. Dia pun berharap jika ada pengobatan Ida Dayak nanti dibuat lebih baik lagi. “Mungkin sebaiknya pakai online, daftarnya dibatasi,” ujarnya.

Pangima Divisi Infanteri (Pangdivif) Kostrad, Mayjen TNI Bobby Rinal Makmun mengatakan, pembatalan tersebut karena kondisi yang tidak memungkinkan. “Ibu Ida tidak bersedia atau tidak mampu untuk melakukan pengobatan karena kondisinya ramai sekali, tidak mungkin melakukan pengobatan satu persatu. Karena jumlah segini banyak tidak mungkin selesai dalam waktu 4-5 hari,” katanya melalui pengeras suara.

Dia pun meminta agar keputusan tersebut dimaklumi warga. Ditegaskan untuk pengobatan pada Selasa pun dibatalkan. Warga kemudian diminta kembali ke rumah dengan tertib. “Semiga bapak ibu selamat dalam perjalanan pulang ke rumah. Nanti kita atur waktunya yang sekian banyak ya. Besok saya pastikan tidak ada praktik pengobatan, saya evaluasi dulu. Besok saya pending dulu,” pungkasnya

Facebook Comments Box

Read More

KEGIATAN ABDIMAS : PENYULUHAN PERAN LITERASI DIGITAL PENDIDIKAN BAGI PESERTA DIDIK YAYASAN BINA INSAN MANDIRI PANCORANMAS DEPOK

10 July 2026 - 16:36 WIB

Dolan Bareng Ning Lampung, Trah Kismo Djuhari Pererat Silaturahmi Lewat Ziarah, Wisata, dan Kebersamaan

9 July 2026 - 07:32 WIB

LPEKIN BKPRMI Kota Depok Gelar Pelatihan Hampers, Bekali Peserta Keterampilan Wirausaha Kreatif

9 July 2026 - 06:26 WIB

Fraksi PKS Kawal Hak Warga, Komisi A DPRD Tegaskan Keadilan Harus Berdiri di Atas Hukum

8 July 2026 - 14:39 WIB

Tadabur Alam MT Balai Wartawan Kota Depok, Pererat Ukhuwah dan Bangun Semangat Kebersamaan di Kaki Gunung Gede

7 July 2026 - 17:26 WIB

Trending on Ragam