DepokNews–Lokakarya Mini (Lokmin) yang diselenggarakan Puskesmas Abadi Jaya pada 24 Februari 2026 di Kelurahan Cisalak menjadi forum evaluasi capaian program kesehatan tahun 2025. Kegiatan ini dihadiri unsur kelurahan, Ketua RW se-Cisalak, Pokja Sehat, Karang Taruna, serta elemen masyarakat sebagai wujud kolaborasi lintas sektor.
Lokmin membahas perbandingan target dan realisasi program kesehatan Januari–Desember 2025 di wilayah Cisalak dan Abadi Jaya.
Data menunjukkan partisipasi masyarakat masih perlu ditingkatkan, terutama karena faktor jarak dan pilihan layanan kesehatan alternatif. Padahal, keberlanjutan data dan pemantauan kesehatan wilayah sangat penting untuk perumusan kebijakan yang tepat sasaran.
Sepuluh penyakit terbanyak sepanjang 2025 antara lain hipertensi, asma, selesma, nyeri otot, diabetes mellitus, dispepsia (maag), faringitis, nekrosis pulpa, karies gigi, dan demam. Menariknya, jumlah pasien perempuan tercatat lebih tinggi dibandingkan laki-laki.
Secara umum kondisi kesehatan masyarakat tergolong baik, meski kasus stunting masih menjadi perhatian.
Memasuki 2026, promosi kesehatan akan difokuskan pada penguatan Posyandu berbasis siklus hidup (balita hingga lansia). Strategi peningkatan partisipasi meliputi pemberian apresiasi bagi warga aktif, penyediaan pojok bermain ramah anak, serta evaluasi rutin setiap kegiatan.
Kesehatan bukan hanya tanggung jawab tenaga medis, tetapi tanggung jawab bersama seluruh warga. Masyarakat yang sehat adalah fondasi kemajuan wilayah.
_Arnoldison Nawar_






