Depoknews.id– Seiring dengan pesatnya digitalisasi pendidikan, penguasaan teknologi pembelajaran kini menjadi sebuah keharusan bagi para tenaga pendidik. Menjawab kebutuhan tersebut, tim dosen dari Program Studi Pendidikan Matematika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Negeri Jakarta (UNJ) menggelar pelatihan peningkatan kompetensi guru di SMP Negeri 2 Kota Depok, Sabtu (1/8/2026).
Kegiatan yang ditujukan untuk melatih kemampuan menyusun bahan ajar berbasis Learning Management System (LMS) ini diikuti secara khusus oleh 20 orang guru mata pelajaran Matematika tingkat SMP se-Kota Depok. Pelatihan ini menghadirkan dua pakar sebagai narasumber utama, yakni Drs. Tri Murdiyanto, M.Si., dan Agus Agung Permana, S.Si., M.Pd.
Dalam sesi pemaparannya, Drs. Tri Murdiyanto, M.Si. menekankan peran vital teknologi edukasi dalam proses belajar mengajar modern.
“LMS adalah sebuah platform aplikasi pembelajaran yang umumnya dikembangkan untuk menyediakan konten edukasi dan sumber informasi yang terintegrasi bagi peserta didik maupun guru. Oleh karena itu, sangat penting bagi para guru untuk menguasai dan mengimplementasikan pengembangan bahan ajar berbasis LMS ini,” jelas Tri Murdiyanto.
Sejalan dengan hal tersebut, Agus Agung Permana, S.Si., M.Pd. menyoroti pentingnya kemandirian guru dalam mendesain materi pembelajaran. Ia menyebutkan bahwa bahan ajar yang baik idealnya dikembangkan langsung oleh guru yang bersangkutan.
“Guru adalah sosok yang paling tahu dan paham akan karakteristik peserta didiknya di dalam kelas. Pelatihan ini dirancang untuk mengembangkan kompetensi guru dalam meracik bahan ajar yang dapat terintegrasi secara utuh di dalam LMS. Adapun bahan ajar yang dikembangkan hari ini difokuskan pada penyusunan materi pembelajaran, latihan soal, dan tes akhir materi,” terang Agus.
Jalannya kegiatan pelatihan ini diwarnai dengan sambutan positif yang luar biasa. Antusiasme puluhan peserta terlihat sangat kental melalui interaktivitas dan diskusi dua arah yang hidup selama pelatihan berlangsung. Materi yang aplikatif bahkan membuat sejumlah peserta menyampaikan ketertarikannya untuk belajar lebih dalam lagi mengenai eksplorasi fitur dan penggunaan LMS guna diterapkan di sekolah mereka masing-masing.






