Menu

Dark Mode
Ide Keren dan Kreatif, Bantuan Makan Sahur di Depok 20 Alasan Warga Nyaman Tinggal di Kota Depok Santika Hotel Depok Kenalkan Menu Malaysia Kota Depok Masuk Zona Rawan Narkoba Duh! Ada 3700 Perceraian Di Depok Selama 2016, Media Sosial Menjadi Penyebab Utama

Ragam

DSH Matangkan Pembentukan Lembaga Pelatihan Vokasi Juru Sembelih Halal

badge-check


					DSH Matangkan Pembentukan Lembaga Pelatihan Vokasi Juru Sembelih Halal Perbesar

DepokNews, Jakarta, 11 Agustus 2026 — Perkumpulan Dakwah Sembelih Halal (DSH) terus mematangkan rencana pembentukan Lembaga Pelatihan Vokasi Juru Sembelih Halal sebagai langkah strategis untuk meningkatkan kualitas dan kompetensi juru sembelih halal di Indonesia.

Lembaga pelatihan tersebut nantinya diharapkan dapat menjadi wadah pendidikan dan pelatihan vokasi yang diakui negara. Peserta yang telah menyelesaikan pelatihan selanjutnya dapat mengikuti uji kompetensi melalui Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) untuk memperoleh Sertifikat Kompetensi Juru Sembelih Halal BNSP apabila dinyatakan kompeten.

Diawali dengan Menyerap Aspirasi Daerah

Rangkaian persiapan dimulai pada Ahad, 9 Agustus 2026, ketika jajaran Pengurus Pusat DSH melakukan silaturahmi dengan Pengurus Daerah serta anggota DSH di wilayah Bekasi Raya.

Kegiatan tersebut menjadi sarana bagi Pengurus Pusat untuk mendengarkan secara langsung berbagai aspirasi dan masukan dari daerah, baik mengenai dinamika internal organisasi maupun perkembangan dan tantangan dunia sembelihan halal di lapangan.

Pada malam harinya, jajaran Pengurus Pusat DSH melanjutkan konsolidasi di kediaman Ustadz Zidni Aqiqah. Pertemuan tersebut secara khusus membahas konsep, tahapan, dan strategi yang perlu dipersiapkan untuk mewujudkan Lembaga Pelatihan Vokasi DSH.

DSH silaturahmi ke LSP Keswan

Langkah tersebut kemudian dilanjutkan pada Selasa, 11 Agustus 2026, melalui kunjungan dan silaturahmi jajaran Pengurus Pusat DSH ke kantor LSP Keswan di Jalan Joe, Lenteng Agung, Jakarta Selatan.

Delegasi DSH yang terdiri dari Ketua Umum DSH yaitu Bang Bazkie Adam, Pak Dosen Adi, dan Bang Yani diterima oleh drh. Shinta Rizanti, Wakil Direktur LSP Keswan, LSP binaan organisasi profesi Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia (PDHI).

Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat dan konstruktif. Dalam diskusi tersebut, DSH memperoleh berbagai wawasan, petunjuk, serta arahan mengenai aspek-aspek yang perlu dipersiapkan untuk membangun lembaga pelatihan vokasi yang profesional dan mendapatkan pengakuan negara.

Berbagai hal turut menjadi perhatian, mulai dari kelembagaan, penyelenggaraan pelatihan, kesiapan instruktur, kurikulum, sarana praktik hingga keterhubungan antara proses pelatihan dengan sertifikasi kompetensi.

Bangun Jalur Pembinaan hingga Sertifikasi Kompetensi

Pembentukan lembaga pelatihan vokasi ini merupakan bagian dari visi DSH untuk membangun jalur pembinaan Juru Sembelih Halal yang lebih terstruktur dan berkelanjutan.

Skema yang tengah dipersiapkan DSH adalah: Juru Sembelih Halal yang terdiri dari 10 unit standar kompetensi kerja nasional Indonesia

Melalui skema tersebut, DSH akan berfokus pada proses pendidikan, pembinaan, dan pelatihan peserta. Sementara itu, proses pengujian dan penetapan kompetensi tetap dilaksanakan secara independen melalui LSP sesuai dengan ketentuan sertifikasi kompetensi yang berlaku.

Langkah ini sekaligus menegaskan pengembangan peran DSH. Selain menjalankan dakwah dan edukasi mengenai sembelihan halal, DSH ingin berkontribusi lebih jauh dalam menyiapkan sumber daya manusia yang memiliki kemampuan teknis dan kompetensi profesional di bidang penyembelihan halal.

Menjawab Kebutuhan Juru Sembelih Halal yang Kompeten

DSH memandang kebutuhan terhadap juru sembelih halal yang kompeten semakin penting, baik untuk kebutuhan masyarakat, pelaksanaan ibadah kurban, rumah potong hewan, rumah potong unggas maupun perkembangan industri halal nasional.

Karena itu, pelatihan tidak hanya diarahkan pada pemahaman mengenai ketentuan syariat dalam penyembelihan, tetapi juga pada penguasaan keterampilan dan kompetensi kerja yang dibutuhkan di lapangan.

Rangkaian silaturahmi ke daerah, konsolidasi internal, serta kunjungan ke LSP Keswan menjadi bagian dari proses DSH untuk memastikan lembaga yang dibangun nantinya memiliki fondasi kelembagaan dan sistem pelatihan yang kuat.

DSH selanjutnya akan menindaklanjuti berbagai masukan yang telah diperoleh dengan mempersiapkan aspek legalitas kelembagaan, program dan kurikulum pelatihan, tenaga instruktur, sarana praktik, serta berbagai persyaratan lain yang diperlukan.

“Insya Allah, ikhtiar ini bukan sekadar membangun sebuah lembaga pelatihan. DSH ingin ikut membangun ekosistem yang mampu melahirkan Juru Sembelih Halal yang memahami syariat, terampil dalam praktik, profesional dalam bekerja, dan kompetensinya dapat diakui secara nasional.” kata Brazkie Adam selaku Ketua Umum Dakwah Sembelih Halal.

DSH berharap langkah ini mendapat dukungan dari seluruh keluarga besar DSH, para pemangku kepentingan, pelaku usaha, serta masyarakat sehingga dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi pengembangan ekosistem halal di Indonesia.

Facebook Comments Box

Read More

Rudi Sahputra: SPINDO Harus Jadi Ruang Sinergi, Peduli dan Tumbuh Bersama

11 August 2026 - 10:13 WIB

Susah Cari Kerja, Rudi Sahputra Berikan Peluang Kerja dan Latihan Skill ke Anak Muda RW 10

11 August 2026 - 09:59 WIB

Komisi A DPRD Kota Depok Lakukan Kunjungan Kerja ke BKPSDM Kabupaten Bogor

11 August 2026 - 06:05 WIB

Edukasi Manajemen Pengawasan Perkuat Peran Guru mendeteksi Self Harm di SMPIT Rahmaniyah Depok

10 August 2026 - 13:26 WIB

Komdigi PKS Pancoran Mas Gelar Sekolah Digital Batch IV, Ketua DPC PKS H. Ilham Ajak Peserta Bijak Menggunakan Konten AI

10 August 2026 - 05:24 WIB

Trending on Ragam