foto ilustrasi (istimewa)

Hati-hati dan waspada
Modus penipuan melalui Majelis Ta’lim.

Jika ada seseorang atau yang menanyakan pimpinan majelis ta’lim/nama dan tempat tinggal ustdzah,dan meminta jamaah untuk di telpon atau datang dari rumah ke rumah.
Dengan memberikan informasi datang dari tim kesehatan setempat bekerjasama dengan salah satu rumah sakit tempat daerah tinggal,salah satu stasiun televisi,dan susu untuk lansia.dengan meminta lansia usia 55 tahun ke atas dan sudah memiliki kartu vaksin dengan syarat memakai pakaian heboh, aksesoris atau perhiasan.dan mengadakan acara di hadiri artis ternama di salah satu pusat perbelanjaan terdekat.

Dengan iming-iming pakaian terheboh akan mendapatkan satu unit motor,dan semua jamaah yang hadir akan dapat uang saku, sembako,dan susu kesehatan lansia karena itu adalah modus penipuan dimana setelah di pusat perbelanjaan,perhiasan dan harta milik korban akan diambil. Mereka datang dengan tiba-tiba dan meminta untuk segera ikut dengan waktu yang sudah mepet.

Pada saat diperjalanan dan di pusat perbelanjaan, kesepakatan di awal berubah, seperti mengumpulkan perhiasan ibu2 di tas salah satu jamaah,mengganti warna kerudung dengan langsung membeli di pusat perbelanjaan. Membeli buku dan pulpen untuk wawancara, satelah itu, tas korban diminta untuk dititipkan kepada penipu. Setelah itu penipu langsung menghilang.

Harap menjadi perhatian kita semua untuk berhati-hati.

Mudah mudahan kita dilindungi dari segala kejahatan orang yang berbuat jahat dan kezholiman orang yang berbuat zholim.

Aamiin ya Rabbal ‘alamin🤲

Dengan menyebarkan info ini, bisa jadi kita menyelematkan para pimpinan majelis ta’lim dan para jamaahnya.

Pengirim: Salah satu MT.didaerah Depok