DepokNews–Puji syukur ke hadirat Allah SWT atas terselenggaranya kegiatan Sekolah Tani PKS Depok VIII pada Sabtu (19/03/2022), bertempat di demplot (demonstration plot) Si Panjul Farm Pendowo Kelurahan Limo, Kota Depok. Dimulai pukul 9 pagi hari para peserta offline mulai hadir di lokasi acara dengan penuh antusias dan semangat untuk belajar ilmu pengolahan off farm (pasca panen) sekaligus membangun jejaring usaha sesama penggiat usaha budidaya ikan air tawar.

Sekolah Tani sebagai salah satu program unggulan Bidang Tani dan Nelayan (BTN) DPD PKS Kota Depok kali ini mengangkat tema tentang Teknik Pengolahan Pasca Panen Ikan Lele, yang merupakan serial lanjutan dari rangkaian kegiatan pelatihan yang diselenggarakan oleh Departemen Tani BTN PKS Depok. Hadir dalam kegiatan ini Dede Sahlan (Ketua BTN PKS Depok), Coach Widiarto (Ketua Departemen Tani BTN PKS Depok) dan rekan-rekan pengurus BTN Depok lainnya Ibu Patnawati dan Wiwiek Setyaji sebagai tim publikasi dan teknis webinar. Kegiatan Sekolah Tani VIII PKS Depok masih mengusung konsep hybrid, yaitu perpaduan antara offline dan online melalui Zoom.

Hadir memberi sambutan, Dede Sahlan mengungkapkan, “ikan lele, sebagai ikan konsumsi yang populer dibudidayakan di kolam air tawar sekitar lingkungan kita, dengan kandungan gizi dan menunjang asupan protein harian, ikan lele dapat disajikan sebagai menu favorit keluarga maupun dijadikan produk bisnis yang laris manis, hal ini mendorong kami untuk memilih tema Sekolah Tani kali ini”. Coach Widiarto menambahkan, “dengan konsep off farming atau pengolahan pasca panen, maka akan meningkatkan nilai ekonomis dari produk pertanian dan perikanan kita, dengan metode ini maka kita mulai masuk kepada aspek bisnis dan pemasaran”.

Materi yang diajarkan mencakup cara mematikan lele, cara membersihkan lele, cara membumbui lele, cara membuat racikan bumbu lele, cara packing lele dengan plastik dan mesin vaccum, teknik fillet ikan lele dan lain-lain. Hadir sebagai nara sumber adalah Coach Gatut Wahyu, praktisi pengolahan ikan lele sekaligus owner dari leleorganik[dot]id.

Ketua DPC PKS Kecamatan Limo, Mara Sukmara yang hadir memberi sambutan, turut memotivasi para peserta agar terus bersama dengan PKS Limo, “Karena PKS punya rekam jejak melayani masyarakat, memiliki komitmen untuk pengabdian, maka teman-teman tidak perlu ragu dan khawatir untuk tumbuh besar bersama kami”.

Turut hadir dan menyapa peserta, salah seorang tokoh pemuda Limo Grogol, Muhammad Rochim yang lebih populer disapa Bang Ochim. Bang Ochim dalam sambutannya mengapresiasi kegiatan BTN PKS Depok dan mengharapkan kegiatan dapat diduplikasi di wilayah kelurahan lain mengingat tingginya animo anak-anak muda milenial untuk terjuan pada bisnis budidaya ikan air tawar, “saya sangat apresiasi dan senang dengan pola kegiatan sosial semacam ini, sebab saya merasakan betul aspirasi dari anak-anak muda yang ingin memiliki dan mengelola usaha budidaya ikan air tawar, apalagi ditunjang dengan Sekolah Tani dan coaching dari para coach dan mentor dari BTN PKS Depok, pasti bisa menjawab kebutuhan konstituen”, ungkap Bang Ochim yang juga akan maju sebagai calon legislatif (caleg) PKS dari wilayah Limo Grogol.

“Tahun 2022 ini, kami dari Departemen Tani BTN PKS Depok insya Allah akan menggelar 33 Sekolah Tani bertempat di 11 kecamatan se-Kota Depok, alhamdulillah Sekolah Tani VIII di Pendowo Limo ini merupakan kegiatan perdana di tahun ini, semoga lancar dan realisasi tercapai sampai akhir tahun ini”, tutup Coach Widiarto di akhir acara pelatihan.