DepokNews – Tes swab antigen untuk guru dan karyawan Sekolah Islam Terpadu (SIT) Nurul Fikri Depok dilakukan secara serentak di sekolah, Jalan Tugu Raya Cimanggis Depok, selama dua hari, 9-10 Januari 2022.

Direktur Sumber Daya Manusia dan Organisasi (SDMO) SIT Nurul Fikri, Euis Erinawati, mengatakan SIT Nurul Fikri melakukan pengetesan tersebut sebagai upaya untuk pencegahan dan pengendalian Covid-19 di klaster sekolah pasca libur sekolah.

“Tadi itu memang menjadi bagian dari hak pegawai yang setiap semester seluruh pegawai mendapatkan swab antigen, itu yang pertama. Yang kedua karena memang kita akan mengadakan agenda offline di pembukaan raker di semester dua ini,” jelas Euis.

Euis menerangkan bahwa selama pandemi dan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) secara terbatas, SIT Nurul Fikri akan melakukan swab antigen secara reguler sebagai antisipasi untuk mendeteksi dini penyebaran virus corona.

“Jadi selama kondisi pandemi masih berjalan disesuaikan dengan regulasi, insya Allah akan dilakukan setiap semester satu kali untuk swab antigen,” terang Euis.

Swab antigen yang dimotori UKS SDIT Nurul Fikri melakukan kerja sama dengan Caya Laboratorium dan mendatangkan empat swaber dengan jumlah logistik alat swab sebanyak 10 dus.

Dokter Melis Rotmiana, salah satu dokter dari tim UKS SDIT Nurul Fikri menjelaskan bahwa swab antigen yang dilakukan selama dua hari diikuti sebanyak 273 pegawai yang terdaftar secara administrasi.

“Program dari Yayasan (Nurul Fikri) menfasilitasi untuk testing antigen karena kemarin libur sekolah. Masuk KBM (Kegiatan Belajar Mengajar) baru untuk langkah preventif untuk mengetahui seluruh karyawan ini dalam keadaan sehat,” terang Melis.

Dokter Melis mengungkapkan bahwa hasil swab antigen bisa langsung diketahui sekitar 5 menit dan hasilnya pun semua negatif.

“Kalau dari hasil kemarin, alhamdulillah semuanya negatif. Hari ini juga semuanya negatif, alhamdulillah,” tandas Melis.