Menu

Dark Mode
Ide Keren dan Kreatif, Bantuan Makan Sahur di Depok 20 Alasan Warga Nyaman Tinggal di Kota Depok Santika Hotel Depok Kenalkan Menu Malaysia Kota Depok Masuk Zona Rawan Narkoba Duh! Ada 3700 Perceraian Di Depok Selama 2016, Media Sosial Menjadi Penyebab Utama

Ragam

Hujan Disertai Angin, Ini Titik Banjir di Wilayah Depok

badge-check


					Banjir di wilayah Jalan Pramuka, Kecamatan Pancoranmas, Depok (Foto: Damkar Depok) Perbesar

Banjir di wilayah Jalan Pramuka, Kecamatan Pancoranmas, Depok (Foto: Damkar Depok)

DepokNews- Hujan deras disertai angin di Kota Depok, Jawa Barat menyebabkan beberapa wilayah terendam banjir, dan tanah longsor.

Bahkan sebuah rumah lantai dua di Kelurahan Bedahan, Kecamatan Sawangan, pun roboh, akibat hujan deras.

Banjir juga terjadi di perumahan Pondok Asri Abadijaya Sukmajaya Depok. Air menggenangi perumahan mulai pukul 05.40 WIB, Jumat (19/2/2021).

Kemudian di Jalan Arif Rahman Hakim (ARH) , Kecamatan Pancoran Mas Depok tergenang air dan menyebabkan tersendatnya arus lalulintas. Jalan ARH menjadi salah satu langganan banjir di Kota Depok.

Selain itu, jalan Pramuka, Kelurahan Mampang, Kecamatan Pancoran Mas digenangi air dari luapan Kali Licin.

Untuk peristiwa tanah longsor terjadi di Perumahan Griya Merdeka Timur, Abadi Jaya, Sukmajaya Depok.

Longsor terjadi siang hari, Kamis (19/2/2021) saat hujan deras melanda Depok.

Kepala Bidang Penanggulangan Bencana Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Depok, Denny Romulo menjelaskan, beruntungeruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Longsor terjadi di dinding Kali Kupet yang bermuara di Setu Pengarengan. Titik longsor ada di belakang rumah warga.

“Kita sedang mendata titik bencana alam ini. Di mana saja,” kata Denny Romulo, Jumat (19/2/2021).

Peristiwa banjir dan longsor kata Denny, dampak hujan deras yang menguyur Depok. Namun pihak pemerintah sudah menurunkan personil di titik banjir dan longsor.

“Khusus untuk peristiwa longsor Perumahan Griya Merdeka Timur, Abadi Jaya, Sukmajaya Depok ada dua rumah terancam bahaya. Penghuni harus diungsikan sementara,” kata Denny.

Lanjut Denny, di dua rumah yang dekat titik longsor itu terdapat enam orang penghuni.

Penghuni harus segera dievakuasi namun belum ada tempat untuk penampungan. Bahkan salah satu penghuni akan menjalani operasi.

“Beliau dijadwalkan menjalani operasi prostat dan hernia,” tambahnya.

Kata Denny menambahkan, longsor juga beberapa kali terjadi. Pada tiga pekan lalu terjadi di beberapa pemukiman Komplek Permata Puri Cimanggis pada Minggu (7/2/2021).

Kemudian pada Selasa (8/2), longsor terjadi di Perumahan Gema Pesona, Sukmajaya, merubuhkan dinding pembatas antara perumahan yang berbeda ketinggian.

Pada Rabu (9/2) dini hari, tanah longsor terjadi lagi, kali ini tepat di belakang rumah kontrakan di Perumahan Tirta Mandala, Cilodong yang dibangun tepat di bibir Kali Jantung.

Di lokasi tersebut saat itu sebanyak 20 orang warga terpaksa mengungsi. Tidak ada korban jiwa namun kerugian materi berupa satu unit mobil dan motor rusak.(Mia)

Facebook Comments Box

Read More

Hangatnya Idul Fitri, MT Balai Wartawan Depok Silaturahmi ke Open House Wali Kota Supian Suri

24 March 2026 - 14:17 WIB

Fenomena Perang dan Damai Menurut Para Pemikir Klasik

24 March 2026 - 13:31 WIB

Berbagi Keberkahan di Penghujung Ramadhan, DPRa PKS Leuwinanggung Sapa Warga Door to Door

21 March 2026 - 08:00 WIB

Sinergi di Pancoran Mas: Hj. Iin Nur Fatinah Gelar Reses II Bersama Imam Musanto

21 March 2026 - 05:34 WIB

Serap Aspirasi di Sukmajaya, Hj. Iin Nur Fatinah Gelar Reses II Bersama Anggota DPRD Kota Depok dan Masyarakat

21 March 2026 - 05:31 WIB

Trending on Ragam