Depok News – Menurut Ketua DPC PKS Pancoran Mas, Khairul Wajdi, selama ini Depok (sudah) empat periode dipimpin PKS terlihat perubahan-perubahan yang ada di Kota Depok. Misalnya, bagi yang sering melintas di Jalan Margonda, sudah ada perubahan yang terlihat. Bagi yang suka jalan ke arah Cilodong, lebih banyak lagi perubahan di sana, seperti adanya Alun-alun. Bagi yang pernah ke RSUD Depok, sekarang semakin bertambah fasiltas yang ditambahkan oleh Pemkot Depok.
Bagi Khairul Wajdi yang juga caleg dapil 1 Pancoran Mas, pilkada Depok tahun 2024 nanti adalah ajang adu gagasan para calon pemimpin. “Ngomong-ngomong soal calon pemimpin, saya melihat PKS memang pabriknya untuk menyediakan para pemimpin negeri yang mumpuni. Kenapa? Karena kita lihat PKS adalah satu-satunya partai yang berbasis pengkaderan sehingga fungsi partai poltik yang diharapkan sama undang-undang sebagai penyuplai tenaga pemimpin untuk negeri ini bisa dipenuhi oleh PKS,” imbuhnya.
“Kalo untuk depok siapa sebagai calon pemimpin? Sudah ada tiga yang sempat dirilis. Satu, Bapak dr. Gamal Albinsaid, dua Bapak Muhammad Kholid, tiga Bapak Imam Budi Hartono. Tiga-tiganya bingung kita milihnya kita nih, karena cakep semua,” ujar Pak KW (sapaan akrab Khairul Wajdi).
Mantan ketua RW di wilayah Mampang ini menjabarkan profil masing-masing calon wali kota yang diusung PKS. Pertama, Gamal seorang aktivis yang mempunyai reputasi internasional, jarang pemuda yang punya reputasi internasional, kemudian dia bergabung ke partai politik. Ini sebagai sebuah bibit calon pemimpin di Indonesia. “Kalo mau diuji coba, pak Gamal memimpin dulu di Depok. Dengan keahliannya dan koneksinya yang internasional bisa membawa Depok melebihi daerah tingkat dua yang ada di indonesia. Pokoknya keren abis dah,” tegas Pak KW.
Kedua, Muhammad Kholid. Ini adalah potensi anak muda lagi yang dipunyai oleh PKS. Jabatannya jubir nasional DPP PKS, yang sering nongol di tivi dan baliho-baliho terutama yang ada di Jakarta. “Kalau dari cara bicaranya di televisi, saya yakin orangnya cerdas karena pembicaraan seseorang itu berasal dari pemikiran. Kalo bicaranya jelas, smart, tersusun rapi, pasti pemikirannya juga tersusun rapi. Keren juga nih Bapak Muhammad Kholid,” tambah pria berkacamata ini.
Ketiga, Imam Budi Hartono (IBH). Menurut Pak KW, sosok IBH Ini memang sudah perform di politik sejak mahasiswa. Sudah teruji kapasitas politik dan kepemimpinannya karena pernah jadi anggota legislatif di DPRD Depok dan DPRD Provinsi Jawa Barat. Apalagi sekarang menjabat Wakil Wali Kota Depok.
“Istilahnya beliau sudah biasa blusukan, jalan-jalan tikus sudah tau dia, sering silaturahmi ke masyarakat Depok. Penguasaannya terhadap wilayah Depok sudah tidak diragukan lagi (karena) beliau memang sering berkunjung. Gaya kepemimpinannya yang merangkul semua golongan juga sudah dibuktikan. Beliau juga sebagai pembina berbagai macam organisasi di luar partai politik. Misalnya, Wakil Ketua Karang Taruna se-Jawa Barat, kemudian beberapa yayasan dan juga organisasi keolahragaan. Pak Imam top. Jadi bingung nih kita milihnya,” seloroh pria humoris ini.
“Ini tiga calon pemimpin Depok yang ditawarkan PKS untuk warga Depok pilih. Semuanya orang baik. Mudah-mudahan Kota Depok bisa mendapatkan pemimpin yang enerjik, yang muda karena tantangan ke depan akan lebih banyak,” pungkas Pak KW. (Hai)






