Dalam rangka menyambut datangnya Bulan Suci Ramadhan Jajaran Polsek Sukmajaya Depok berkunjung ke Masjid Al Barokah Jl. Rinjani wilayah Rw.12 Kelurahan Abadijaya memberikan bantuan sembako untuk marbot masjid pada Jum’at 18 Maret 2022.

Iptu Supari Panit Bimmas Polsek Sukmajaya beserta jajaran rombongan yaitu Aiptu Tusmono Bhabinkamtibmas Abadijaya, Aiptu Prio dan Aiptu Joko. menjelaskan bahwa kunjungan kami ke Masjid Al Barokah yaitu silaturahmi, giat aksi peduli serta memberi himbauan dan mengajak untuk bersama- sama menjaga kondusifitas, keamanan lingkungan dalam rangka menyambut Bulan Suci Ramadhan. Tutur Supari

Iptu Supari menambahkan saat ini sedang mengantisipasi kenakalan remaja atau tawuran remaja di wilayah Sukmajaya, oleh karena itu kami menghimbau dan membangun sinergitas ke pengurus DKM Al Barokah agar bisa mengajak jamaah serta warga di lingkungan sekitar masjid untuk membantu tugas kepolisian dan selalu bersama-sama dengan pengurus RT/RW mengantisipasi timbulnya kenakalan atau tawuran remaja di wilayah lingkungannya.

Kami ada amanah dari pimpinan yaitu Kapolres Depok untuk memberikan bantuan berupa paket sembako kepada petugas pembersih (marbot) masjid, smoga bantuan ini bisa sedikit membantu dan bermanfaat bagi mereka. Lanjut Supari

Wahyudin selaku sekretaris DKM menuturkan bahwa kegiatan yang dilakukan oleh jajaran Polsek Sukmajaya sangat diluar dugaan dan direncanakan. Saya mewakili ketua DKM dan pengurus lainnya mengucapkan alhamdulillah terima kasih sudah mendapat perhatian, kunjungan silaturahmi dan bantuan untuk petugas marbot di masjid Al Barokah. Semaksimal mungkin kami akan membantu tugas aparatur kepolisian juga berupaya menghimbau, mengantisipasi dan melakukan pencegahan kepada remaja atau pemuda serta warga masyarakat yang ada dilingkungan Masjid agar dalam rangka menyambut Ramadhan kita bisa slalu menjaga ketentraman dan keamanan lingkungan sekitar beribadah lebih khusyuk, tenang penuh dengan kedamaian.

Saat ini memang sangat memprihatinkan banyak terjadi perkelahian atau tawuran antar remaja, pelajar yang kejadiannya di live streaming di media sosial. Bahkan mereka menggunakan senjata tajam serta tidak ada rasa ketakutan resiko terkena senjata tajam atau resiko kematian yang mengancamnya. Sudah ada pergeseran nilai nilai budaya, kemanusiaan dan agama dikalangan generasi muda saat ini. Harapannya pemerintah, legislatif, aparatur keamanan serta seluruh lapisan masyarakat bergandeng tangan bersinergi mencari solusi atau membuat suatu wadah komunikasi pemersatu antar pelajar dan masyarakat muda lainnya sebagai upaya meminimalisir kenakalan remaja yang sudah banyak merenggut nyawa dan tindakannya melampaui batas kewajaran, kriminal dan kejahatan yang melawan hukum. Semoga kota Depok masyarakatnya slalu kondusif, aman, tentram, damai, penuh kasih sayang dan berakhlak baik. wahyu mengakhiri.