Menu

Dark Mode
Ide Keren dan Kreatif, Bantuan Makan Sahur di Depok 20 Alasan Warga Nyaman Tinggal di Kota Depok Santika Hotel Depok Kenalkan Menu Malaysia Kota Depok Masuk Zona Rawan Narkoba Duh! Ada 3700 Perceraian Di Depok Selama 2016, Media Sosial Menjadi Penyebab Utama

Ragam

Stok Minyak Goreng di Kota Depok Aman, Masyarakat Diharap Tidak Panic Buying

badge-check


					Kepala Bidang Perdagangan Disperdagin Kota Depok, Sony Hendro Prajoko. (Foto: JD 05/Diskominfo). Perbesar

Kepala Bidang Perdagangan Disperdagin Kota Depok, Sony Hendro Prajoko. (Foto: JD 05/Diskominfo).

DepokNews -Pemerintah Kota Depok melalui Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagin) mengimbau masyarakat agar tidak panic buying menyikapi kebijakan satu harga minyak goreng oleh Kementerian Perdagangan RI. Sebab, stok minyak goreng di Kota Depok aman.

Kepala Bidang Perdagangan Disperdagin Kota Depok, Sony Hendro Prajoko mengatakan, persediaan minyak goreng di Kota Depok aman. Namun, sikap sebagian masyarakat yang membuat minyak goreng sulit didapat karena membelinya dengan jumlah yang banyak dalam satu waktu.

“Kami berharap masyarakat Depok tidak panic buying karena barangnya (minyak) ada, beli saja sesuai kebutuhan,” katanya, Kamis (27/01/22).

Sony menjelaskan, sejak hari pertama penjualan minyak goreng Rp 14 ribu/liter, masyarakat langsung memburu di ritel dengan membeli dalam jumlah melebihi batas maksimal. Padahal, dalam aturannya masing-masing orang hanya boleh membeli dua liter.

Dikatakannya, pemerintah pusat telah menjanjikan harga minyak goreng stabil di angka Rp 14 ribu/liter  hingga enam bulan ke depan. Namun, harga tersebut belum berlaku di pasar tradisional dan toko sembako.

“Untuk di pasar tradisional belum bisa satu harga, karena pedagang membeli dengan harga stok lama. Nantinya mungkin bisa diretur oleh pemerintah pusat, setelah itu pedagang di pasar tradisional juga wajib menjual minyak goreng dengan harga Rp 14.000 per liter,” jelasnya.

Sony berharap, masyarakat dapat membeli minyak goreng sesuai dengan kebutuhannya masing-masing. Dia juga menyarankan agar masyarakat beralih ke masakan yang tidak memerlukan minyak goreng sebagai bahan utama.

“Kalau perlu malah untuk mengantisipasi dengan mencari masakan pengganti yang tidak memerlukan kebutuhan minyak goreng yang banyak,” pungkasnya.

sumber : depok.go.id

Facebook Comments Box

Read More

Pemkot Depok Monitor Pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) SD Tahun 2026

22 April 2026 - 08:32 WIB

Raperda Penggabungan Dinas Koperasi-UMKM dan Dinas Perdagangan-Perindustrian Kota Depok: Apa Kata Bang Hafid?

20 April 2026 - 10:33 WIB

Masjid Baiturrahman Jatijajar Gelar Pelatihan AI, Jamaah Antusias Sambut Era Digital

19 April 2026 - 05:59 WIB

Ikutilah Jalan Sehat Pembauran Kebangsaan Untuk Semarakkan HUT Depok ke-27 di Situ Rawakalong

18 April 2026 - 14:13 WIB

Ubaidilah Fasilitasi Pertemuan Warga, PUPR Depok, dan Pengelola Tol Desari Bahas Banjir Rawajati Krukut

18 April 2026 - 04:37 WIB

Trending on Ragam