Tim Program Kemitraan Masyarakat (PKM) Universitas Gunadarma Melakukan Kegiatan Di Rumah Budaya Depok

DepokNews–Dalam rangka melestarikan seni, budaya dan bahasa Depok, Universitas Gunadarma telah melaksanakan kegiatan Program Kemitraan Masyarakat (PKM) di rumah budaya Depok dengan Mitra yaitu Kumpulan Orang Orang Depok (KOOD) berbudaya. Kegiatan Program Kemitraan Masyarakat ini diketua oleh Dr. Prihandoko, S.Kom., M.I.T salah satu dosen Program Studi Teknologi Informasi, dengan didukung anggota tim yaitu Dr. Armaini Akhirson, SE., MM dari Program Studi Pariwisata dan Rehulina Apriyanti, ST., MT dari Program Studi Arsitektur. Kegiatan Program Kemitraan Masyarakat ini merupakan bentuk hibah Pengabdian Kepada Masyarakat Kompetitif Nasional yang diperoleh oleh Tim PKM Universitas Gunadarma dan mendapatkan dukungan sepenuhnya dari pihak Kemdikbud dan Universitas Gundarma.


Pelaksanaan progam PKM diawali dengan kegiatan sosialisasi dan pemetaan lokasi studi, dimana kegiatan ini bertujuan memberikan informasi kepada pihak mitra yaitu KOOD berbudaya terhadap maksud dan tujuan dari pelaksanaan kegiatan PKM ini. Pemetaan yang dilakukan menggunakan drone untuk menghasilkan peta lokasi studi agar memudahkan dalam perencanaan penataan nantinya.

Inti dari kegiatan PKM ini adalah dilaksanakannya kegiatan FGD berupa pendampingan dan peningkatan pengetahuan Mitra tentang pariwisata berbasis masyarakat (community based tourism) dan pengembangan promosi berbasis web serta penataan kampung tematik di rumah budaya depok. Kegiatan ini telah dilaksanakan pada tanggal 3 September 2022 bertempat di rumah budaya depok.

Acara FGD ini dibuka oleh ketua KOOD berbudaya yaitu Bapak H. Ahamd Dahlan, dan dihadiri serta ikut serta memberikan sambutan dari anggota DPRD Kota Depok yaitu Bapak H. Khairulloh, S.Si yang sangat mendukung akan terlaksananya kegiatan penataan kampung tematik budaya di Kota Depok ini. Acara FGD kemudian dilanjutkan dengan memberikan pemaparan pengetahuan terkait persiapan untuk menjadikan kawasan rumah budaya menjadi destinasi wisata di Kota Depok, pelatihan pengetahuan terhadap pentingnya CHSE (Cleanliness, Health, Secureness, Environment sustainability) dan simulasi untuk mengetahui seberapa banyak pengetahuan yang telah dimiliki oleh mitra untuk siap menjadi duta wisata di kampung tematik ini. Materi CHSE ini disampaikan oleh Riza Herawan Pribadi, SE. MM sebagai salah satu dosen di Program Studi Pariwisata yang telah memiliki sertifikasi keahlian dibidang CHSE.

Acara FGD selanjutnya memberikan pemaparan terhadap progress pembuatan Web Budaya Depok, yang akan dijadikan sebagai sarana untuk melakukan promosi tentang kegiatan seni, budaya dan Bahasa Depok. Web ini dinilai sangat penting keberadaanya dikarenakan dengan memiliki web budaya Depok yang dapak dikelola dengan baik, maka promosi terhadap kegiatan-kegiatan yang akan dilaksanakan dapat lebih luas menjangkau masyarakat umum bukan hanya untuk anggota KOOD saja.

Materi ketiga yang diberikan adalah pemaparan mengenai progress desain untuk rencana penataan kampung tematik di Rumah Budaya Depok. Rencana kegiatan penataan kampung tematik ini adalah suatu bentuk kegiatan yang dilaksanakan untuk mendukung rencana menjadikan Kawasan rumah budaya menjadi Kawasan wisata budaya di Depok. Dengan adanya keinginan dari Mitra KOOD Berbudaya, agar memiliki Kawasan yang dapat menampung aktivitas kegiatan seni, budaya dan bahasa Depok, dan saat ini KOOD sudah membangunan 3 massa bangunan rumah budaya merupakan hal utama yang dapat mewujudkan rencana tersebut. Dampak dari perencanaan tentu saja terhadap lingkungan disekitarnya, sehingga untuk mengurangi dampak negative yang muncul maka lingkungan disekitar Kawasan rumah budaya harus dilakukan penataan terlebih dahulu.

Penataan kampung tematik tentunya akan memberikan nuansa baru bagi Kota Depok sendiri. Dengan semangat dan keinginan dari masyarakat untuk terus melestarikan nilai seni, budaya dan Bahasa Depok menjadikan Kota Depok dapat bertahap dalam menghadapi perkembangan teknologi tanpa meninggalkan jati diri mereka. Penataan kampung tematik dilaksanakan untuk mendukung perencanaan Kawasan wisata budaya depok, penataan akan dilakukan disepanjang gang salamunah sebagai jalan lingkungan menuju ke lokasi rumah budaya depok.

Penataan kampung tematik depok dilakukan dengan memperbaiki Kawasan permukiman dan memberikan tema budaya dalam penataannya nanti, Gang salamunah sebagai site entrance menuju lokasi akan didesainkan pintu gerbang yang mewakili identitas lokasi budaya Depok. Selain itu desain untuk penataan kampung tematik, juga akan diterapkan mural budaya pada area fasade bangunan rumah-rumah yang ada di lokasi gang salamunah. Mural budaya yang akan didesain tentu saja menjadi media interaksi antara pengujung dan untuk memperkenalkan lebih jauh tentang budaya depok.

Diharapkan dengan adanya kegiatan PKM Desain penataan kampung tematik budaya Depok, dapat terealisasi rencana penataan kampung dengan tema budaya. Dan menjadikan Kawasan ini sebagai salah satu destinasi wisata budaya di Kota Depok. Mimpi kami adalah mewujudkan keinginan Mitra KOOD berbudaya agar dapat memiliki wadah untuk mereka melakukan aktivitas kegiatan seni, budaya dan Bahasa Depok. Semoga kegiatan ini akan mendapatkan dukungan dari berbagai pihak khususnya untuk Pemerintah Kota Depok, Institusi terkait dan dunia usaha dalam bentuk Corporate social responsibility atau CSR.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *