DepokNews, Jakarta-Pada masa Pademi ini,Usaha Mikro Kelas Menengah (UMKM) merupakan salah satu yang memberi konstibusi signifikan dalam menopang pertumbuhan ekonomi di Indonesia. Hal tersebut membuat pemerintah untuk memformulasikan berbagai kebijakan untuk membantu UMKM, mulai dari pemberian bantuan, dispensasi pinjaman hingga memprogramkan berbagai kegiatan dalam peningkatan kapasitas UMKM. Selain itu, Perguruan Tinggi (PT) juga turut mengambil peran dalam penguatan kompetensi pengelolaan UMKM, baik pengelolaan keuangannya.

Sejalan dengan hal tersebut, Muhammad Aras Prabowo, SE,. M.Ak selaku Ketua Program Studi Akuntansi, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Nahdlatul Ulama Indonesia menyampaikan pandangan yang sama.

“UMKM memiliki peran strategis dalam pertumbuhan ekonomi di Indonesia, meskipun memiliki omset yang tidak terlalu besar tapi jumlah UMKM sangat banyak menjadi pemicu dalam berkonstribusi terhadap pertumbuhan ekonomi” terang Aras dalam sambutannya.

Hal tersebutlah yang membuat Unusia melalui Program Studi Akuntansi menggagas kegiatan Pengabdian Masyarakat (Pengmas) kepada UMKM, lanjut Aras. Pengmas yang dilaksanakan hari ini, 19 Februari 2022 mengusung tema “Generasi Melek Finansial” dengan judul “Strategi Pengelolaan Keuangan Untuk Pelaku Usaha”.

Jumlah peserta yang hadir mencapai 120 orang, dari berbagai kalangan. Mulai dari UMKM, entrepreneur, akademisi, mahasiswa hingga masyarakat umum. Kegiatan berlangsung mulai pukul 09:00 s/d 14:00 yang dibuka langsung oleh Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Taufik Hidayadi, SE,. M.Si.

Menurut Taufik, Pengmas ini adalah bentuk implementasi tri darma perguruan tinggi dalam berkonstribusi terhadap masyarakat, khususnya bagi UMKM dan pelaku usaha. “Fakultas Ekonomi dan Bisnis melalui Prodi Akuntansi Unusia membuka ruang seluas-luasnya untuk berbagai stakeholder dalam menjalin kerjasama, termasuk UMKM yang membutuhkan pendampingan dalam pengelolaan keuangan” tegas Taufik. (19/02/2022).

Kegiatan tersebut menghadirkan narasumber profesional dibidang akuntansi dan entrepreneur. “Ada Dr. Ahalik, SE, Ak, M. Si, M. Ak, CPA, CPSAK, CPMA, DIpIFR, Asean CPA, CSRS, CA yang memiliki pengalaman dibidang Assurance Partner KAP, Pengurus IAI DKI Jakarta dan sebagai Akademisi di PPM of School Management dan yang kedua adalah Rezki Wulan Ramadhanty sebagai Womanpreneur, Konsultan UKM dan Edukator” terang Nurul Fauziyah selaku Ketua Panitia Pengmas.