Menjadi wakil ketua di dalam sebuah organisasi pasti membutuhkan teori pengambilan keputusan. Ya, karena tak jarang seorang wakil harus menggantikan posisi ketua umum apabila seorang ketua berhalangan hadir pada suatu agenda, baik itu agenda internal maupun agenda eksternal.

Ketika seorang ketua umum berhalangan hadir, maka seorang wakil harus siap untuk menggantikan posisinya. Misalnya Ketika ada rapat umum anggota dan ketua umum pun berhalangan hadir untuk rapat, tentu saja seorang wakil yang menggantikan seorang ketua dalam memimpin jalannya rapat. Dan di dalam sebuah forum tersebut pasti dibutuhkan teori pengambilan keputusan untuk si pemimpin rapat tersebut karena Ketika seorang pemimpin rapat tersebut tidak memiliki keahlian dalam mengambil keputusan, maka rapat tersebut akan berjalan tidak efektif.

Contoh lainnya adalah Ketika ada situasi dan kondisi yang sekiranya membutuhkan pengambilan keputusan dengan cepat, sedangkan pada situasi tersebut seorang ketua pun tidak bisa mengambil sebuah keputusan dikarenakan sakit atau tidak bisa dihubungi, maka status wakil akan menjadi pengganti dari seorang ketua tersebut.

Mungkin saya akan memberikan sedikit tips Ketika anda berada di dalam situasi dan kondisi dimana anda harus melakukan pengambilan keputusan.

Pertama anda harus mengidentifikasi dahulu untuk sebuah keputusan yang akan diambil. Karena mengidentifikasi itu adalah Langkah pertama yang harus anda lakukan Ketika ingin mengambil sebuah keputusan maka anda wajib mengetahui permasalahan atau sebab terjadinya pengambilan keputusan tersebut.

Kemudian setelah anda mengidentifikasi, anda harus mencari dan mengumpulkan informasi yang relevan terhadap permasalahan tersebut. Karena Ketika anda kekurangan informasi terhadap suatu permasalahan maka anda bisa kebingungan dalam menentukan keputusan atau bahkan keputusan yang anda ambil bisa salah, oleh karena itu mengumpulkan dan mencari informasi yang relevan pun penting dilakukan dalam sebuah teori pengambilan keputusan.

Setelah anda mencari dan mengumpulkan informasi, maka anda harus membuat prediksi yang kemungkinan akan terjadi Ketika anda mengambil sebuah keputusan. Sebagai contoh Ketika anda menjadi pimpinan rapat dalam sebuah organisasi kemudian ada salah satu anggota anda yang tidak bisa hadir dikarenakan tidak ada kabar, di situasi tersebut anda pasti akan dihadap kan dengan dua pilihan, pilihan pertama yaitu rapat tetap dilanjutkan dengan tidak adanya satu orang tersebut atau rapat ditunda sampai orang tersebut hadir didalam sebuah forum. Dalam situasi ini pasti ada efeknya terhadap keputusan yang anda ambil, maka disini anda harus membuat prediksi terhadap keputusan yang akan anda ambil.

Setelah itu semua dilakukan maka tugas anda adalah mencari solusi dari sebuah permasalahan tersebut, solusi yang dimaksud adalah keputusan yang anda buat terhadap sebuah keputusan tersebut, tentunya dengan mempertimbangkan hal-hal yang sudah saya jelaskan diatas. Mulai dari mengidentifikasi sebuah masalah, kemudian mencari informasi terhadap keputusan yang akan diambil, setelah itu membuat prediksi yang kemungkinan akan terjadi Ketika anda mengambil sebuah keputusan dan ditutup dengan sebuah keputusan yang anda ambil atau pilih.

Memang tidak mudah untuk mengambil sebuah keputusan, dan tak jarang juga kita dihadapkan oleh kebingungan terhadap keputusan yang akan kita ambil. Tetapi Ketika kita mengambil sebuah keputusan dengan berbagai pertimbangan atau dengan kepala yang dingin, bisa jadi itu sebuah keputusan yang terbaik meskipun terkadang ada beberapa orang tidak suka dengan keputusan yang kita ambil.

  • Radyan Nafis Hibatullah
  • Mahasiswa STEI SEBI Depok
Previous articleStrategi Negosiasi pada Akuisisi Lucas Film ltd. Oleh the Walt Disney
Company
Next articleSalimah Kota Depok Gelar Musda ke-6