DepokNews – Program Kajian Tafsir Al-Quran yang rutin dilaksanakan oleh Rumah Al-Quran Nusantara (RQN) Kota Depok Jawa Barat sampai sekarang sudah diikuti ratusan peserta. Kajian yang diisi KH. Abdul Azis Abdurrouf Lc, Al Hafidz ini dilakukan secara virtual dan terbuka bukan saja bagi warga kota Depok tetapi juga untuk muslim se Indonesia yang terjadwal setiap hari Kamis pukul 05.30 WIB.

Pada kesempatan Kajian Tafsir Surat At Takwir hari Kamis (27/1/2022) terpantau ada 333 partisipan mengikutinya via aplikasi Zoom dan sebanyak 300 orang menyaksikan lewat channel Youtube. Tertayang hadir pula Pembina Yayasan RQN Kota Depok Ustad Muhammad Nurhadi.

Acara dimulai pukul 05.30 WIB dibuka oleh Ketua RQN Kota Depok, H. Moch Mamuri yang dilanjutkan tilawah Al-Quran oleh Ustad Syafiq. Kemudian acara utama yaitu kajian tafsir Al-Quran Surat At-Takwir yang disampaikan oleh KH. Abdul Aziz Abdurrauf Lc Alhafidz yang lebih dikenal dengan sebutan Ustad Abdul Aziz.

Ustad Abdul Azis menjelaskan secara detil kandungan ayat yang terdapat pada Surat At Takwir. Surat At-Takwir adalah surat ke-81 dalam Al-Quran dan tergolong surat Makkiyah yang terdiri dari 29 ayat. At-Takwir bermakna menggulung yang diambil dari dasar kata ‘kuwwirat’ pada ayat pertama surat ini. Surat At Takwir adalah salah satu surat yang menggambarkan tentang dahsyatnya hari kiamat.

Pada penjelasannya sekira satu jam, Ustad Abdul Aziz secara runut dari awal surat At-Takwir sampai ayat ke-9, tentang kejadian-kejadian hari kiamat yang sangat dahsyat untuk menekankan dan menegaskan bahwasanya pada hari tersebut setiap jiwa mengetahui apa yang telah dia kerjakan selama di dunia. Bintang, matahari, dan gunung semua akan mengalami kehancuran dan binasa kecuali Allah. Dan pada hari di mana masa berlaku makhluk sudah habis dan amal tidak berarti saat matahari sudah terbit dari barat. Amal kebaikan akan dibalas kebaikan, dan demikian sebaliknya perbuatan jahat menerima balasan keburukan.

“Surat At-Takwir menggambarkan proses kehancuran dunia. Nabi Muhammad SAW pernah bersabda, siapa yang ingin melihat hari kiamat bagaikan melihatnya dengan pandangan mata kepala, hendaklah dia membaca surat At-Takwir,” kata Ustad Abdul Azis pada salah satu uraiannya.

“Surat At-Takwir selain menggambarkan proses kehancuran dunia, di sisi lain sebagai tadzkirah. pengingat pentingnya kita berkumpul dengan orang-orang soleh yaitu dengan berjamaah dan bersabar dalam jamaah,” jelasnya lagi.

H. Moch Mamuri selaku Ketua RQN Kota Depok menyampaikan bahwa sejak awal pandemi RQN Kota Depok sudah melaksanakan kajian Tafsir Al-Quran dan saat ini sudah di juz 30 hampir selesai.

“Ini adalah bagian dari cara kami untuk bisa mencerahkan masyarakat umat Islam di seluruh Nusantara tidak hanya Kota Depok karena pesertanya dari 600 lebih tiap harinya di Zoom dan Youtube itu tidak hanya diari Kota Depok tetapi tersebar dari seluruh Nusantara karena Rumah Al-Qur’an Nusantara menaungi sekian banyak muslimat muslimin muslimat yang perhatian dan cinta dengan Al-Quran,” kata Mamuri.

Ia menjelaskan, di antara yang ikut adalah peserta Tahfidz di Kota Depok. Sebagia hanya ikut sebagai kajian Kamis pagi yaitu kajian Tafsir Al-Quran.

“Ada juga yang ikut kajian hikmah Nabi yakni kisah para Nabi yang jadwalnya di Selasa pagi dan tafsir surat Yasin Selasa sorenya. Upaya ini Insya Allah memberikan banyak kebaikan terhadap umat Islam yang menjadikan Al-Quran sebagai pedoman kehidupan agar selamat dunia dan akhirat,” ujar Mamuri.

Terakhir, Mamuri mengajak muslimin untuk mengikuti kajian yang diadakan RQN.

“Mari kepada seluruh umat Islam di Nusantara khususnya Depok untuk ikut kajian Tafsir Al-Quran setiap Kamis pagi. Semoga Allah Subhanahu Wa Ta’ala mengumpulkan kita di akhirat bersama Al-Quran, Insya Allah.” pungkas Mamuri. (shl)