DepokNews-Keberadaan Situ di Kota Depok sebagai salah satu tujuan destinasi wisata memiliki banyak manfaat. Seperti yang diutarakan salah satu pemilik lahan di Kawasan Situ Sawangan Miming Juanita. Secara pribadi, pada mulanya merasa prihatin dengan kondisi Situ Sawangan yang indah namun tidak terlihat anak remaja bermain disana.
Padahal, menurutnya tempat tersebut bisa menjadi tempat pembelajaran dari sisi lingkungan, agama, budaya , untuk generasi bangsa. “Seiring dengan kepindahan saya ke sawangan, saya ingin memfasilitasi kegiatan di atas tanah saya yang berada di lingkungan kawasan wisata Situ Sawangan,”ujarnya di Sawangan.

Miming menyadari bahwa lahan miliknya yang berada di kawasan Situ Sawangan merupakan lahan hijau. Meski lahan pribadi, dirinya mempersilahkan masyarakat umum untuk bisa mengaksesnya. “Tidak berhenti disitu saja, saya juga membuatkan shelter untuk aktivitas kegiatan pembelajaran tersebut. Saya berharap pemilik lahan lain bisa dikelola bersama. Untuk itu, saya menggandeng Yayasan Rahlia sebagai pengelolanya,”terangnya.

Hal senada diutarakan Pendiri Yayasan Rahmatan Lil Alamin (Rahlia) Mansur Alfarisi. Pihaknya sudah melaksanakan kegiatan dan program yang akan dijalankan. Diantaranya: setiap hari Senin libur, Selasa-Rabu kunjngan komunitas pendidikan seperti: Sekolah, Madrasah atau Pesantren. “Setiap hari Kamis-Jumat agendanya kunjungan komunitas pengajian Majelis Taklim dan kelompok agama lainnya. Sabtu-Minggu sebagai hari komunitas atau famili day. “Dengan penataan kawasan dan pengelolaan lebih tertata kita berharap bisa memberi manfaat. Yaitu: dampak ekonomi sosial yang kondusif dan produktivitas masyarakat sekitar,”harapnya.

Sementara itu, Tokoh pemuda Sawangan Bang Diki menyambut baik dengan adanya aktivitas dan penataan tersebut. Bahkan, santri atau anak didiknya sudah melakukan aktivitas dan singgah di tempat tersebut. “Kita menyambut baik adanya kegiatan di Situ Sawangan ini. Apalagi, para santri ini senang berkunjung disana,”kata cucu KH Abdul Wahab ini.