DepokNews, JAKARTA – Suasana panggung utama Kalibata City Square, Jakarta Selatan, tampak berbeda pada Kamis (30/4/2026). Ratusan siswa SDIT Insan Mandiri Jakarta memadati area tersebut dalam perhelatan akbar bertajuk “Nusantara Legacy: Generasi Alpha Penjaga Tradisi.”
Acara tahunan assembly ini menjadi sangat spesial karena untuk pertama kalinya diselenggarakan di ruang publik. Kegiatan ini pun menarik perhatian tidak hanya wali murid, tetapi juga para pengunjung pusat perbelanjaan.
Kegiatan ini menjadi wadah bagi para siswa untuk menampilkan bakat, minat, dan kreativitas mereka. Melalui berbagai pertunjukan seni, sekolah ingin menunjukkan bahwa Generasi Alpha mampu menjadi garda terdepan dalam melestarikan budaya bangsa di tengah arus modernisasi.
Kehadiran Tokoh dan Dukungan Yayasan
Acara ini dihadiri jajaran Pembina dan Pengurus Yayasan Rahmatan Lil’alamin. Tampak hadir Ketua Dewan Pembina Husein Alatas serta tokoh nasional Geisz Chalifah. Turut hadir Drs. Ichsan Thalib, Muhammad Bajrie, Drs. H. Syafril, Enco Ramadhan, serta Konsultan Pendidikan Dr. Oni Sahroni, M.Pd.
Dari jajaran manajemen, hadir Presiden Direktur Dr. H. Karim Santoso, S.Pd., M.Si., dan Direktur Pendidikan Dr. Hj. Heni Lestari, S.Pd., M.Si. Kehadiran Kasatlak serta Pengawas Pendidikan Kecamatan Pasar Minggu juga menegaskan dukungan pemerintah terhadap inovasi pendidikan yang dilakukan SDIT Insan Mandiri.
Pesan Spiritual dan Kebangsaan
Dalam sambutannya, Husein Alatas menekankan pentingnya menjaga amanah bangsa sesuai pesan Rasulullah SAW. Ia mengingatkan bahwa anak-anak merupakan fitrah yang harus dijaga jalur spiritual dan moralnya.
“Menjaga mereka berarti merawat nilai-nilai spiritual, moral, dan adab agar tumbuh menjadi pribadi yang bermanfaat serta tetap berada di jalan yang sesuai tuntunan agama,” ujarnya.
Direktur Pendidikan SDIT Insan Mandiri Jakarta, Dr. Hj. Heni Lestari, S.Pd., M.Si., juga menyampaikan kebanggaannya atas antusiasme siswa dalam mencintai budaya bangsa. Menurutnya, tradisi bukan sekadar warisan masa lalu, melainkan identitas yang hidup.
“Jangan ragu menunjukkan jati diri sebagai bangsa berbudaya. Dalam setiap tarian dan musik yang kalian tampilkan, terkandung nilai gotong royong dan budi pekerti yang harus dibawa hingga ke kancah dunia,” pesannya.
Geisz Chalifah turut menyampaikan apresiasi atas penyelenggaraan assembly ini. Ia berharap para siswa dapat tumbuh menjadi generasi berkarakter, memahami jati diri bangsa, serta berkembang tanpa meninggalkan nilai-nilai tradisi.
Apresiasi Dinas Pendidikan DKI Jakarta
Dukungan juga datang dari Kepala Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta, Dr. Nahdiana, M.Pd. Meski hadir melalui rekaman video, ia menyampaikan pesan mendalam kepada para siswa sebagai generasi penerus bangsa.
“Jadikan tradisi sebagai bagian dari jati diri. Dengan begitu, kalian akan tumbuh menjadi pribadi yang mencintai budaya sendiri sekaligus mampu memperkenalkan kekayaan Nusantara dengan bangga,” ungkapnya.
Penampilan Memukau di Ruang Publik
Sepanjang acara, pengunjung Kalibata City Square disuguhkan berbagai pertunjukan seni yang memukau. Pemilihan ruang publik sebagai lokasi acara memberikan pengalaman berharga bagi siswa untuk tampil di hadapan masyarakat luas, sekaligus menjadi sarana sosialisasi nilai pendidikan karakter berbasis budaya.
Acara ditutup dengan suasana haru dan bangga, meninggalkan pesan kuat bahwa di tangan Generasi Alpha SDIT Insan Mandiri, warisan Nusantara akan tetap lestari dan relevan sepanjang zaman.
Penulis: Abdul Hakim






