Menu

Dark Mode
Ide Keren dan Kreatif, Bantuan Makan Sahur di Depok 20 Alasan Warga Nyaman Tinggal di Kota Depok Santika Hotel Depok Kenalkan Menu Malaysia Kota Depok Masuk Zona Rawan Narkoba Duh! Ada 3700 Perceraian Di Depok Selama 2016, Media Sosial Menjadi Penyebab Utama

Pendidikan

Berhasil Pertahankan Desertasinya, Septy Andryana Raih Gelar Doktor Dari Universitas Gunadarma

badge-check

DepokNews– Mahasiswa program Doktoral dalam bidang Teknologi Infromasi Universitas Gunadarma, Septy Andryana berhasil meraih Doktor Teknologi Informasi setelah mempertahankan desertasi di hadapan para penguji saat sidang desertasi di Kampus Universitas Gunadarma F8, Cimanggis, Depok. Kamis (12/12/2019).

Judul desertasi yang dipertahankan Septi Andryana yaitu UG-SMARTRANK: “Pengembang Metode MCDM Untuk Perangkingan Perguruan Tinggi Di Indonesia Dengan Rekalkulasi Bobot Menggunakan Pendekatan Rerata Geometrik”.

Dalam penuturanya Septy mengungkapkan berbagai metode telah diterapkan pada sistem pendukung keputusan untuk menghasilkan alternatif yang sesuai dengan kriteria -kriteria yang telah ditetapkan oleh kekurangan masing-masing, sehingga menjadi peluang bagi para peneliti untuk terus melakukan penyempurnaan.

“Multi Criteria Decision Making (MDMC) merupakan metode pengambilan keputusan untuk merangking sejumlah alternatif berdasarkan beberapa kriteria tertentu. Metode yang termasuk MCDM yang popular saat ini adalah AHP, TOPSIS, DEMATEL, ELECTRE,WSM ,WP, SAW, MABC, MAIRCA, OCRA, ARAS, COPRAS, SMART, dan SMARTEL,”ujarnya.

Pada penelitian desertasi ini dilakukan pengembangan metode MDMC dengan memadukan karakter antara kedua kelompok MDMC, dimana tehnik pembobotannya merekalkulasi ROC,RS, RR dan ROD.

“Sehingga dari itu kesimpulan penelitian desertasi ini yaitu telah dilakukan modifikasi terhadap berbagai metode MDMC sehingga dihasilkan metode yang tepat dan bijaksana, yaitu metode UG-Smatrangk,” ujarnya.

Selain itu metode ini memiliki tingkat validitas yang lebih tinggi dibandingkan jika menggunakan tehnik pembobotan lainnya. Hal ini dibuktikan dari hasil perbandingan dengan enam tehnik pembobotan, dimana metode UG- Smatrank dengan pendekatan rerata Geometrik memiliki jumlah sekitar 80 persen.

“Dari hasil perbandingan metode UG-Smatrank pada 60 alternatif memberikan bahwa 85 persen memiliki reposisi rangking. Metode ini bisa menaikan 25 persen level sebesar 1.67 persen namun juga bisa turun 14 level,”katanya

“Selanjutnya dari hasil pengujian dengan Hamming Distance untuk melihat similaritas antara perhitungan rangking PT 2018 dengan perhitungan setelah menggunakan metode UG-Smatrank, menunjukan bahwa metode UG-Smatrank merupakan metode perangkingan yang valid, dengan H=50 dan presentasi similaritas sebesar 85 persen terhadap rangking PT 2018,”tuturnya.

Facebook Comments Box

Read More

Tim Abdimas Universitas Gunadarma  Memberikan Penyuluhan Pubertas Prespektif Islam dan Kesehatan

3 February 2026 - 18:02 WIB

Universitas Gunadarma Dorong Diversifikasi Produk Lewat Pertanian Terpadu di Masyarakat Singkong Indonesia (MSI), Bogor

3 February 2026 - 13:34 WIB

Aset vs Omzet vs Laba di Laporan Keuangan

31 January 2026 - 12:47 WIB

Lika-liku Aktivasi Akun Coretax WPOP Menjelang Pelaporan SPT Orang Pribadi Tahun Pajak 2025 di Tax Clinic – FEB UI

31 January 2026 - 08:35 WIB

Rasionalitas di Era “Jempol Gelisah”

30 January 2026 - 11:49 WIB

Trending on Pendidikan