DepokNews — Suasana hangat dan semarak menyelimuti Selaras Kopi pada Jumat (15/5/2026) malam. Ratusan anak muda tampak memadati area kafe sejak pukul 19.30 WIB. Namun, berkumpulnya para pemuda kali ini bukan sekadar untuk bersosialisasi, melainkan menghadiri kegiatan “Ngopi Dakwah” edisi ke-4.
Kegiatan inovatif ini diinisiasi oleh Badan Komunikasi Pemuda dan Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Kota Depok berkolaborasi dengan Karang Taruna Rangkapan Jaya Depok. Mengusung tema “Dari Ruang Tumbuh Menuju Ruang Pengaruh”, acara tersebut berhasil mengemas syiar agama menjadi lebih inklusif dan relevan bagi generasi muda.
Keseimbangan antara Ibadah dan Kontribusi Sosial
Acara dibuka dengan keynote speech dari Ketua Karang Taruna Rangkapan Jaya, M. Hilmi Zuhdi, S.Pd., M.Ag. Dalam paparannya, Hilmi membedah buku Islam dan Problematika Pemuda karya ulama terkemuka Dr. Said Ramadhan al-Buthi.
Meski materi yang diangkat cukup berat, Hilmi mampu menyampaikannya dengan bahasa yang ringan dan mudah dipahami oleh kalangan milenial maupun Gen Z. Ia juga mengaitkan tema besar kegiatan dengan dalil-dalil Al-Qur’an.
“Sebagai manusia, kita memiliki tanggung jawab beribadah kepada Allah SWT sebagaimana termaktub dalam QS Adz-Dzariyat ayat 56. Inilah yang kita sebut sebagai ‘ruang tumbuh’ untuk kapasitas diri. Sementara fungsi kita sebagai khalifah di muka bumi sesuai QS Al-Baqarah ayat 30 adalah ‘ruang pengaruh’ tempat kita menebar kemaslahatan bagi sesama,” ujar Hilmi.
Efektivitas penyampaian materi terlihat saat panitia meminta peserta menyampaikan ringkasan materi. Banyak peserta antusias mengacungkan tangan, bahkan dua peserta yang maju ke depan mampu menjelaskan kembali poin-poin materi dengan baik dan tepat.
Filosofi Hidup: Sukses adalah Pertukaran
Pada sesi utama, Ustadz Maisar Setiawan, A.Md., S.Pd. hadir sebagai pembicara yang membakar semangat peserta. Dengan gaya penyampaian interaktif, ia mengajak peserta memainkan gim filosofis untuk menggambarkan hakikat kehidupan.
Melalui gim tersebut, Ustadz Maisar menekankan bahwa hidup pada dasarnya adalah proses pertukaran.
Pengorbanan untuk Kesuksesan
Apa yang ingin dicapai seseorang di masa depan ditentukan oleh apa yang dipertaruhkan hari ini. Jika ingin sukses, pemuda harus mau menukar waktu luang dan tenaganya untuk hal-hal yang produktif.
Hukum Keseimbangan
Menurutnya, manusia dianugerahi porsi susah dan senang yang seimbang. Mereka yang menghabiskan masa muda hanya untuk bersenang-senang berisiko menghadapi kesulitan di masa tua, begitu pula sebaliknya.
Antusiasme Tinggi hingga Akhir Acara
Pendekatan dakwah yang santai namun sarat makna ini memicu antusiasme luar biasa dari peserta. Hal itu terlihat dari membludaknya sesi tanya jawab. Banyak peserta ingin berkonsultasi dan mengajukan pertanyaan sehingga panitia harus membatasi sesi karena keterbatasan waktu.
Suasana acara yang dinamis dan penuh energi juga didukung kepiawaian duet MC, Ayu Destiani Putri dan Muhammad Fatih, yang berhasil menjaga semangat peserta sejak awal hingga akhir acara.
Turut hadir memantau jalannya kegiatan, Ketua IV BKPRMI Kota Depok, Iwan Rudi Saktiawan, S.Si., M.Ag. Ia mengapresiasi konsistensi gerakan “Ngopi Dakwah” yang diperkirakan mampu menjaring sekitar 100 peserta aktif hingga akhir acara.
Melalui kegiatan seperti ini, kafe tidak lagi sekadar menjadi tempat nongkrong, tetapi juga menjelma sebagai ruang tumbuh dan laboratorium peradaban bagi pemuda Depok untuk berkembang sekaligus memberikan pengaruh positif bagi lingkungan sekitarnya.






