Penulis : Vidyaningtyas Bothi, Wahyunia Likhayati, Helsy Junaidi, Sastia Winda Astuti, Amelia Dika Anjani
DepokNews – Sebagai bentuk implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi pada hari Minggu, 21 Juni 2026 bertepatan di Pondok Pesantren Ibnussabil TJ. Barat Kecamatan Jagakarsa, Jakarta Selatan. Dalam kesempatan ini Tim Abdimas, Dr. dr. Helsy Junaidi.,M.Biomed, Dr. dr. Wahyunia Likhayati S.,M.Biomed.,AHK (K), dr. Sastia Winda Astuti.,M.Biomed, dr. Vidyaningtyas Bothi.,M.Si.,Med.,Sp.PK, Amelia Dika Anjani.,S.I.Kom.,M.I.Kom mengadakan penyuluhan kesehatan menganai Penyuluhan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat pada Santri.

Kegiatan penyuluhan ini dihadiri oleh belasan guru pengajar dan para santri laki-laki. Acara tersebut dilaksanakan sejak pagi hari dimulai dengan sambutan-sambutan dari pihak pesantren dan dilanjutkan oleh Ketua PKM Universitas Gunadarma, Dr. Romdhoni Susiloatmadja yang memberikan sambutan dan ucapan terima kasih kepada Yayasan, pihak pesantren atas kesempatan yang diberikan untuk tim abdimas Universitas Gunadarma.
Kegiatan selanjutnya adalah para santri mengerjakan pre-test yang sudah disiapkan oleh Tim Abdimas dilanjut dengan pemaparan materi penyuluhan yang dipandu oleh moderator M. Reynard Aydin dan Adhitia Azani, pemateri pertama disampaikan oleh Cakra Buana Natanegara materi yang disampaikan mengenai Perilaku Hidup Bersih dan Sehat pada Santri. PHBS secara umum adalah meningkatkan kesadaran masyarakat untuk mau menjalankan hidup bersih dan sehat. Gerakan PHBS sendiri merupakan salah satu kebijakan pemerintah yang ditujukan untuk membentuk perilaku sehat di tengah masyarakat.
Tatanan PHBS melibatkan beberapa elemen yang merupakan bagian dari tempat beraktivitas dalam kehidupan sehari – hari. Ada 5 tatanan yang dapat menjadi simpul – simpul untuk memulai proses penyadaran yaitu PHBS di rumah tangga, di tempat kerja, di sarana kesehatan, di tempat umum, dan di sekolah. PHBS di sekolah merupakan salah satu kegiatan memberdayakan siswa, guru dan masyarakat lingkungan sekolah untuk mau melakukan pola hidup sehat untuk menciptakan sekolah sehat. Manfaat PHBS di Sekolah mampu menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat, meningkatkan proses belajar mengajar dan para siswa, guru hingga masyarakat lingkungan sekolah menjadi sehat.
Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) bukan sekadar anjuran medis, melainkan ibadah dan cerminan iman sesuai dengan hadis yang mengatakan “Kebersihan adalah sebagian dari iman”. Praktik ini mencakup thaharah (bersuci dari najis/hadas), konsumsi makanan halal dan thayyib (baik), menjaga kesehatan mental, serta menjaga kelestarian lingkungan.
Setelah sesi pemaparan materi selesai, dilanjutkan dengan sesi games interaktif, video interaktif yang dipandu oleh Mychelin Danyalson dan Salsabila Humaida. Sesi terakhir, ditutup dengan memberikan kesempatan untuk tanya jawab seputar materi penyuluhan yang diberikan, dan pengisian post test yang bertujuan untuk mengetahui seberapa besar pemahaman para santri terhadap materi yang telah diberikan. Para santri antusias memberikan pertanyaan seputar materi karena diakhir kegiatan diberikan doorprize menarik oleh Tim Abdimas bagi santri yang pertanyaannya menarik.
Acara penyuluhan membuat antusias sebagian besar guru dan juga santri-santri. Kegiatan berjalan dengan sangat lancar. Sesi terakhir pemaparan materi ditutup dengan para santri mengisi post-test yang sudah disiapkan oleh Tim Abdimas. Acara ditutup dengan foto bersama antara Tim Abdimas dosen Universitas Gunadarma – Pengurus Pondok Pesantren Ibnusabil TJ. Barat dengan para santri.






