DepokNews–Pengabdian kepada masyarakat merupakan salah satu unsur utama dalam Tridharma Perguruan Tinggi, selain pendidikan dan penelitian. Melalui pengabdian, institusi pendidikan tinggi memiliki tanggung jawab untuk turut serta menyelesaikan persoalan-persoalan yang dihadapi masyarakat. Kegiatan ini mencerminkan upaya perguruan tinggi dalam mengaktualisasikan ilmu pengetahuan dan teknologi secara langsung untuk kemanfaatan publik, sekaligus mempererat hubungan antara akademisi dan masyarakat.
Berbagai permasalahan yang dihadapi masyarakat terutama di era yang serba digital, tampaknya akan menjadi fokus perhatian Universitas Gunadarma. Diharapkan masyarakat luas sangat berharap Universitas Gunadarma dapat berkontribusi lebih banyak dalam memecahkan berbagai permasalahan bangsa umumnya dan khususnya di Yayasan Bina Insan Mandiri Pancoranmas Kota Depok, yang pada semester genap Tahun Akademik 2025/2026 ini dijadikan tempat untuk kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat.
Pada Jumat 19 Juni 2026, Universitas Gunadarma kembali berkomitmen untuk melaksanakan Pengabdian Kepada Masyarakat yang bertempat di yayasan tersebut dengan bertajuk Peran Komunikasi Interpersonal Orang Tua Dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Anak. Kegiatan ini berupa penyuluhan yang ditujukan bagi orang tua peserta didik pada Yayasan Bina Insan Mandiri dan masyarakat setempat yang juga turut berkontribusi pada kegiatan pembelajaran di yayasan tersebut. Pemateri penyuluhan adalah Tim Abdimas yang merupakan dosen Universitas Gunadarma di bidang Psikologi.
Ibu Gusmilizar yang menjadi narasumber di kegiatan penyuluhan tersebut menyampaikan akan pentingnya pendidikan bagi anak-anak kita. “Komunikasi interpersonal orang tua berfungsi sebagai jembatan emosional utama untuk membangun kedekatan dan kepercayaan. Melalui interaksi dua arah yang aktif, orang tua berperan sebagai pendengar, fasilitator dan teladan dalam menanamkan nilai moral, serta motivator untuk mendukung perkembangan emosional dan psikologis anak,” tuturnya.
Di sisi lain, Ibu Mu’minatus Fitriati Firdaus yang juga narasumber sekaligus sebagai pemandu acara tersebut menambahkan bahwa “Melalui dialog terbuka memungkinkan orang tua menanamkan nilai-nilai moral dan etika, sehingga anak tumbuh menjadi individu yang berempati dan bertanggung jawab.”

Nara Sumber dan para peserta kegiatan penyuluhan
Pada sesi penutup di acara kegiatan tersebut Ibu Siti atau yang biasa disapa dengan Bunda Siti, salah seorang dari pembina pembelajaran mengungkapkan harapan capaian yang akan didapat dari acara ini yaitu adanya peningkatan motivasi belajar sehubungan dengan pendidikan sebagai investasi masa depan yang harus selalu ditanamkan.
“Dari pendidikan yang lahir dan berkembang dengan adanya penguatan motivasi belajar diharapkan terbentuk manusia yang cerdas secara intelektual dan emosional, memiliki karakter kuat (etika, moral, integritas), terampil, mandiri, inovatif, serta mampu berkontribusi positif bagi diri sendiri,” ungkapnya.
Di kesempatan yang sama pada acara penyuluhan tersebut, pihak yayasan menampilkan dan memperkenalkan peserta didik yang tahun ini diterima di beberapa Perguruan Tinggi Negeri (PTN) kepada para peserta penyuluhan. Dari hasil pembelajaran selama tiga tahun, ada lima siswa yang diterima di PTN. Hal ini dapat meningkatkan semangat para peserta didik lainnya untuk dapat meraih prestasi akademik yang lebih baik.
Di akhir kegiatan, para narasumber serta dosen-dosen Universitas Gunadarma bidang Psikologi bersama para orang tua siswa sebagai peserta penyuluhan berkesempatan melakukan foto bersama.






