DepokNews,Tapos– Anggota Komisi B DPRD Kota Depok dari Fraksi PKS Qurtifa Wijaya mengatakan, terealisasinya program pembangunan infrastruktur di wilayah Kelurahan Tapos Kecamatan Tapos menggunakan usulan aspirasi anggota dewan yang dikenal dengan pokok-pokok pikiran dewan atau pokir tidak lepas dari kerja keras Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) atas kolaborasinya dengan anggota dewan. Apalagi hal itu ditujukan agar dapat memenuhi kebutuhan masyarakat.

“Di wilayah Kelurahan Tapos ada beberapa proyek infrastruktur yang dilaksanakan tahun ini hasil kolaborasi saya dengan pengurus LPM Kelurahan Tapos berdasarkan kebutuhan masyarakat yang sebelumnya diajukan kepada Pemerintah Kota Depok,” ujar Qurtifa Wijaya pada Selasa (26/10/2021).

Anggota Dewan Dapil Cilodong Tapos tersebut juga mengapresiasi kerja pengurus LPM dan masyarakat Kelurahan Tapos.

“Saya mengapresiasi kerja dari pada pengurus LPM Kelurahan Tapos dan peran serta masyarakat dalam memajukan pembangunan yang dilaksanakan oleh Pemkot Depok,” ujarnya lagi.

Lebih lanjut Qurtifa Wijaya menuturkan pembangunan di kota Depok khususnya wilayah Tapos mengalami peningkatan. Sarana dan prasarana semakin baik.

“Berjalannya pembangunan di wilayah Tapos yang semakin bagus ini semuanya berperan, ikut ambil bagian. Kami dari anggota dewan menerima dan mendukung usulan aspirasi kebutuhan pembangunan dari LPM dan masyarakat. Jika pada usulan tersebut dana yang tersedia tidak mencukupi karena alokasi anggaran yang terbatas, maka usulan bisa juga disampaikan melalui usulan aspirasi dewan yang ada di Tapos ,” kata Qurtifa yang sudah berpengalaman sebagai anggota dewan di kota Depok selama 4 periode.
“Jadi dewan tidak ada dana aspirasi. Adanya usulan aspirasi dewan kepada Pemkot Depok yang disampaikan masyarakat melalui dewan atau pokir,” imbuhnya.

Qurtifa menjelaskan, tugas maupun fungsi anggota dewan di legislatif adalah sebagai wakil rakyat yang mendukung keinginan masyarakat. Dan sebaliknya, anggota dewan juga perlu dukungan masyarakat terhadap program dan kegiatan anggota dewan.

“Intinya kami sudah menjalankan tugas dan fungsi sebagai anggota dewan yaitu menerima dan memperjuangkan aspirasi masyarakat. Oleh karenanya kami juga ingin masyarakat mendukung kegiatan atau program dari anggota dewan dalam rangka menyukseskan program pembangunan Pemkot Depok,” ungkap Qurtifa.

Sementara itu Ketua LPM Kelurahan Tapos, H. Abdul Rohim membenarkan di wilayah Kelurahan Tapos telah dilaksanakan pembangunan infrastruktur menggunakan pokok- pokok (pokir) atau usulan aspirasi anggota dewan Qurtifa Wijaya dari Fraksi PKS Kota Depok yang masuk program usulan tahun 2021 dan tahun sebelumnya.

“Dari pokir Bapak Ustad Qurtifa Wijaya ada 6 titik program pembangunan, meliputi pembuatan drainase dan perbaikan jalan,” kata Rohim usai mengikuti acara sosialisasi Puskesos SLRT di Kelurahan Tapos (26/10/2021).

“Tersebar di RW. 05, RW.09, RW.010, dan RW.012. Untuk yang proyek drainase-nya sudah dilaksanakan yakni drainase lingkungan di RT.02/09, drainase RT.02/09, dan RT.02/05,” jelas Rohim.

“Untuk Jalan: Jl.Mayor Idrus RW.009 ( Hotmik/Aspal),
Jl.Setapak Paving Blok RT.01/010, dan
Jl.H.Mikung RT.03/012 (Hotmix/Aspal). Yang ini tinggal menunggu pelaksanaannya,” jelasnya lagi.

Rohim mengatakan, dirinya dan pengurus LPM lainnya menyampaikan kebutuhan pembangunan infrastruktur masyarakat kepada anggota dewan Fraksi PKS Qurtifa Wijaya karena sosok yang terbuka dan peduli.

“Pak Ustad Qurtifa itu orangnya terbuka dan begitu peduli terhadap permasalahan lingkungan dan masyarakat. Beliau seperti bapak saya, enak diajak bicara,” ungkap Rohim.

Pada kesempatan yang sama Rohim menyampaikan rasa terimakasihnya kepada Qurtifa Wijaya.

“Saya atas nama pribadi, lembaga LPM, dan masyarakat Kelurahan Tapos mengucapkan banyak terimakasih kepada Bapak Ustad Qurtifa Wijaya atas upaya beliau sebagai anggota dewan dari PKS sehingga program pembangunan di wilayah kami yang merupakan kebutuhan masyarakat bisa terwujud,” kata Rohim.

Sedangkan Ketua RT.01 RW.01 Awaludin mengatakan selama ini aspirasi masyarakat kepada anggota dewan yang disampaikan pihaknya baik secara langsung maupun saat reses anggota dewan dari PKS direspon dengan baik oleh anggota dewannya.

“Alhamdulillah selalu direspon positif. Saya sudah mengajukan kebutuhan lingkungan saya kepada anggota dewan dari PKS . Mudah-mudahan ada realisasinya tahun depan. Bahkan kemarin ketemu Ustad Qurtifa beliau menawarkan untuk mengajukan juga,” ujar Awal.

Masih kata Awal, ia berpesan kepada masyarakat terutama ketua lingkungan agar aktif mengusahakan kebutuhan lingkungannya saat musrenbang maupun kepada anggota dewan.

“Tinggal kitanya proaktif aja. Mana yang diajukan lewat musrenbang mana yang lewat pokir dewan. Kemudian harapan saya kepada anggota dewan agar bersinergi dengan LPM sehingga pembangunan bisa tertata.” pungkas Awal pada akhir percakapan. (shl)