DepokNews – Berawal dari keprihatinan banyak nya minyak jelantah yang dibuang begitu saja ke saluran saluran pembuangan air, yang lambat laun akan merusak lingkungan. Bank Sampah Unit BaBeKu Pondok jaya membentuk Bank Mijel (Minyak Jelantah) Pondok Jaya dan bekerja sama dengan Komunitas Tangan peduli Lingkungan (Tape Uli) akan membeli minyak jelantah sisa rumah tangga atau sisa usaha warga, yang nantinya akan diolah menjadi produk yang lebih bermanfaat seperti biodiesel, sabun cuci, aromaterapi, dsb.

Bank Mijel (Minyak jelantah) Pondok jaya menawarkan tiga sistem pembayaran mijel sisa pakai warga, yaitu:

  1. Sistem timbang bayar. Bank Mijel Pondok Jaya akan membayar cash mijel warga setelah ditimbang.
  2. Sistem Tabungan. Bank mijel pondok Jaya menawarkan tabungan lebaran, dimana hasil penjualan minjel warga akan di konfersi menjadi saldo tabungan yang akan dicairkan sepekan sebelum hari raya idul Fitri.
  3. Sedekah Mijel. Bank Mijel juga menerima sedekah mijel dari warga dimana uang hasil penjualan mijel akan digunakan untuk kegiatan sosial.

Dua pekan setelah terbentuk Bank mijel Pondok Jaya sudah terbentuk 3 Bank mijel RW, diantaranya Bank Mijel RW.02, Bank mijel 03 dan Bank Mijel 06. Dan rencananya akan terus dibentuk Bank mijel tingkat RW supaya lebih banyak Minyak jelantah yang dapat diselamatkan dari kemubaziran karena dibuang sembarang yang pada akhirnya akan merusak lingkungan.

Bank mijel bersekretariat di Jl. Utan Jaya RT.001 RW.03 Kelurahan Pondok Jaya, Kec. Cipayung Kota Depok. Dengan Contak Person yang bisa dihubungi: Bang Toni, 0813-9681-9796 (WA Only)