DepokNews–Suasana ceria, gembira dan antusias warga dari Perumahan Griya Cinere 1 RW.010 Kelurahan Limo dan warga sekitar baik dari Perumahan Cakra, Pendowo Kopo sampai dengan Perumahan Cinere, Depok. Pagi hari yang cerah Sabtu, 23 Oktober 2021 turut hadir sekitar 40 orang peserta Pelatihan Pembuatan Kompos Super dan Giat Urban Farming. Urban Farming atau konsep pertanian perkotaan menjadi tren baru di kalangan masyarakat karena keterbatasan lahan pertanian, dengan sarana yang ada berupa pekarangan rumah, para penggiat Urban Farming memaksimalkan pekarangan rumah dan lahan kosong sekitar dengan aneka tanaman pangan maupun obat. Salah satu tantangan Urban Farming adalah minimnya pelatihan terkait bagaimana teknis pemilihan jenis tanaman, pencampuran media tanam dengan komposisi ideal sampai dengan cara pembuatan kompos dan pupuk organik cair berbahan dasar limbah sampah organik sisa rumah tangga.

Untuk menjawab salah satu tantangan tersebut, rekan-rekan penggiat pertanian dari PKS, di bawah pengarahan dari Bidang Tani dan Nelayan Dewan Pengurus Daerah (DPD) PKS Kota Depok, secara rutin berkala melaksanaan program Sekolah Tani PKS secara gratis, hal ini sebagaimana diungkapkan oleh Dede Sahlan Ketua Bidang Tani dan Nelayan PKS Depok, “Sekolah Tani merupakan dedikasi dari PKS kepada masyarakat luas, wabil khusus para petani eksis dan para petani hobi (passion), dimana kami memberikan edukasi berjenjang dengan berbagai wawasan bidang pertanian, perikanan air tawar dan peternakan dengan tujuan efisiensi sistem dan meningkatkan produktivitas hasil pertanian dalam waktu panen yang relatif lebih cepat, harapan kita bersama dengan para petani semakin efisien dan produktif maka akan meningkatkan level kesejahteraan ekonomi bersama.

Acara ini terselenggara atas kerjasama GRASEKA (Griya Sehat Keluarga) Taman Murai Griya Cinere 1, IBH Center Depok dan Bidang Tani & Nelayan Dewan Pengurus Daerah (DPD) PKS Kota Depok. Sesuai komitmen bersama, acara berjalan dengan tetap menerapkan prokes, menjaga jarak dan memakai masker, yang dapat menjadi peserta kegiatan adalah warga yang sudah melakukan vaksinasi penuh (2 dosis) sesuai dengan pedoman yang disyaratkan oleh Pemerintah Kota Depok.

Acara dimulai dengan rangkaian sambutan dan pengarahan dari Ibu Tjipta (Ketua GRASEKA/Ketua RT.04), Bp. Sulis (Pengurus RW.10), Ibu Lia Kamelia (isteri Lurah Limo), Ibu Essy (isteri Camat Limo), Ibu Menik (perwakilan Ibu Elly Farida, isteri Walikota Depok) dan IBH Center Depok, serta Dokter Winarni Naweng Triwulandari (Kepala UPT Puskesmas Kecamatan Limo). Setelah rangkaian acara sambutan dan pengarahan kepada warga, diakhiri dengan doa bersama untuk kesehatan dan keselamatan bagi warga Depok khususnya warga sekitar lokasi Taman Murai dan para peserta acara.

Melanjutkan ke sesi kegiatan pelatihan pembuatan kompos super berbahan dasar limbah atau sampah organik rumah tangga, sebagai nara sumber adalah Coach Akhmad Yani, beliau selain sebagai Duta Tani Andalan Kementan 2021 juga sebagai praktisi pertanian. Didampingi oleh Yudi Kasmudi Sodikin sebagai Duta Tani KOMPOS sekaligus Sekretaris IBH Center dalam pemaparan materi awal yaitu identifikasi bahan-bahan pembuat kompos, para peserta sangat antusias memperhatikan dengan detail dan banyak melontarkan pertanyaan seputar bahan baku, diselingi pembagian doorprize yang melimpah mulai dari pupuk, hand sanitizer, bibit polibag bawang, murbei, tanaman hias, alat gunting dan sebagainya.

Setelah pemaparan identifikasi bahan, dilanjutkan dengan demo pembuatan kompos super dengan alat komposter, dimana para peserta membawa sampah organik sisa dapur rumah masing-masing dan mulai mengumpulkan bahan-bahan tersebut, selanjutnya dua nara sumber memberi contoh teknik memasukkan bahan sesuai urutan, teknik mencampur sampai dengan penutupan wadah komposter. Beberapa peserta yang hadir adalah praktisi urban farming yang selama ini belajar secara otodidak melalui YouTube. Turut hadir rekan-rekan UMKM Garden Market bidang kuliner meramaikan kegiatan dengan aneka snack lezat sehat, minuman jus buah segar, paket makan siang lengkap dan aneka camilan bergizi.

Kegiatan ditutup pukul 11.30 WIB dengan sesi foto bersama dan pembagian bingkisan kepada para peserta. Sebagai bentuk tindak lanjut adalah akan dibuatkan WhatsApp grup khusus bagi para peserta untuk bisa saling berbagi informasi seputar teknik tanam dan teknologi pertanian dengan sesama praktisi urban farming Kota Depok. Sebagai harapan bersama, program pertanian perkotaan yang digagas oleh Bidang Tani dan Nelayan DPD PKS Kota Depok menargetkan akan membuat rumah pembibitan dan demplot di berbagai titik lokasi di 11 Kecamatan seluruh Kota Depok, dimana bibit tanaman dalam polibag dapat dibagikan kepada warga Relawan Tani PKS dan dibantu suplai pupuk serta pendampingan sampai panen. “Maslahat sosial yang bisa kita dapatkan melalui program urban farming ini sangat banyak, karena komitmen kami bersama membangun Kota Depok yang relijius, sejahtera, santun berbudaya, semoga makin berkah”, ucap Dede Sahlan di sela kegiatan menghadiri Rapat Kerja Bidang Pertanian DPW PKS di tingkat Provinsi Jawa Barat.