DEPOK – Kamis, 28/10/2021 para aktivis pertanian Bidang Tani dan Nelayan DPD PKS Kota Depok kembali menggelar kegiatan peningkatan keterampilan (upgrade skill), kegiatan ini dinakhodai oleh Departemen Perempuan Tani, yang merupakan salah satu departemen terbaik yang rutin mengadakan kegiatan sosial kemasyarakatan.

Kegiatan bertempat di Jalan Sairi No.150, Kelurahan Kelapa Dua, Kecamatan Cimanggis, Kota Depok. Dimulai pukul 09.00 dan berakhir pukul 11.30 WIB, dengan jumlah peserta 20 orang berkonsep TFT (Training For Trainers), kegiatan ini memberi semangat antusiasme baru bagi para peserta. Selain dipandu oleh instruktur yang berpengalaman, tema kegiatan sangat cocok dengan wilayah Cimanggis yang memiliki banyak area perumahan dimana ketersediaan lahan pertanian sangat terbatas.

Dengan tema besar “Meningkatkan Potensi dan Memaksimalkan Pekarangan Rumah Melalui Hidroponik”, kegiatan ini menuai respon positif dari banyak pihak. Mengingat makin terbatasnya lahan pertanian, maka pilihan paling bagus adalah memaksimalkan ruang yang masih tersedia di rumah, yaitu pekarangan rumah. Tema ini masuk dalam kerangka besar Urban Farming atau Pertanian Kota.

Departemen Perempuan Tani yang dibentuk tahun 2021, hadir dengan komitmen penuh untuk mempersiapkan lahirnya Kelompok Wanita Tani (KWT) yang siap bekerja membina masyarakat untuk lebih akrab menekuni bidang pertanian. Kegiatan hari ini lebih banyak memfokuskan perhatian pada teknologi hidroponik, selama beberapa tahun terakhir ini hidroponik menarik perhatian sejumlah besar warga, tidak terkecuali para Kader PKS. Kendala yang dihadapi adalah keterbatasan wawasan teknis sehingga tidak maksimalnya kegiatan hidroponik, selain itu umumnya hidroponik dikerjakan perorangan sehingga mudah dihinggapi rasa bosan.

Di tempat terpisah, Dede Sahlan, Ketua Bidang Tani dan Nelayan (BTN) DPD PKS Kota Depok mengapresiasi kegiatan pelatihan hidroponik ini, “Alhamdulillah rekan-rekan Departemen Perempuan Tani dengan segenap kesibukannya berkiprah di masyarakat, masih sanggup meluangkan waktu menyelenggarakan kegiatan TFT yang luar biasa ini”, ungkap Dede. Kegiatan pelatihan hidroponik ini dipandu oleh instruktur Coach Widiarto, seorang praktisi Urban Farming dan penggiat teknologi hidroponik, Widiarto yang juga menjabat sebagai Ketua Departemen Pertanian BTN DPD PKS Kota Depok tidak hanya piawai menyampaikan materi berkualitas, tetapi Kader PKS Cilodong ini juga mengelola Demplot (Demonstration Plot) di atas lahan seluas 3.000 meter persegi di Jatimulya, Cilodong. “Sebagai bukti komitmen Bidang Tani dan Nelayan PKS Kota Depok, kami mempersilakan masyarakat umum untuk hadir dan belajar di Demplot kami, Poktan Barokah Jatimulya, sebagai wadah Sekolah Tani PKS, belajar langsung praktek”, ungkap Widiarto.

Ketua Departemen Perempuan Tani BTN DPD PKS Kota Depok, Lilis Miradillah, mengungkapkan kegembiraan atas suksesnya kegiatan ini, Lilis berharap kegiatan berkualitas ini terus berlanjut berupa follow up di masyarakat melalui kegiatan pertanian. “Alhamdulillah, saya sangat senang, semoga kegiatan kami ini makin menambah ilmu dan amal yang berkaitan dengan bidang pertanian, yang pada akhirnya akan makin memudahkan pembinaan masyarakat, harapan kami akan makin banyak melahirkan KWT-KWT baru yang berkiprah maksimal”.

Lilis berharap BTN DPD PKS Kota Depok dapat ikut serta berpartisipasi meningkatkan potensi kewilayahan melalui pertanian kota, melalui sistem hidroponik mengingat masyarakat Kota Depok umumnya tidak memiliki lahan yang luas untuk kegiatan pertanaman. “Saya dan rekan-rekan PKS sangat berharap adanya semangat kolektif menanam yang istiqamah, secara terus menerus menjadikan karakter yang bermanfaat bagi lingkungan”, ungkap Lilis.

Departemen Perempuan Tani PKS Depok mengimbau generasi muda Kota Depok untuk ikut aktif berkontribusi dalam bidang Urban Farming, memanfaatkan teknologi digital, dimana banyak bermunculan perusahaan-perusahaan startup pertanian yang digawangi anak-anak muda. “Ini harus dipikirkan oleh generasi muda secara serius bukan hanya sekedar hobi seperti para orangtua yang mengisi waktu luang masa pensiun dengan aktivitas menanam, generasi muda yang terjun ke bidang pertanian idealnya bisa meningkatkan taraf ekonomi Kota Depok”, ungkap Lilis Miradillah dalam wawancara terpisah dengan awak media.

“Pertanian, walaupun bukan leading sector di Kota Depok, harus tetap memberi kontribusi riel dan warna bagi identitas Kota Depok yang pernah berjaya dengan ikon Buah Belimbing, kita akan bangkitkan kembali ikon-ikon pertanian Kota Depok dengan menggandeng banyak mitra, komunitas dan masyarakat umum”, sebagaimana disampaikan oleh Dede Sahlan, Ketua Bidang Tani dan Nelayan DPD PKS Kota Depok.