DepokNews–Puluhan tim sepak bola di Kota Depok siap berlaga di lapangan hijau dalam kompetisi Liga Jabar Istimewa (LJI) 2026.
Sekretaris Askot PSSI Kota Depok, Syafrudin, mengatakan kompetisi sepak bola usia muda bertajuk Liga Jabar Istimewa (LJI) Askot PSSI Depok akan digelar mulai 10 Mei 2026.
Menurutnya, LJI 2026 merupakan program Askot PSSI Depok dalam pembinaan dan pengembangan talenta pesepak bola muda di Kota Depok.
Syafrudin menjelaskan, Liga Jabar Istimewa akan mempertandingkan beberapa kelompok usia, yakni U-10, U-12, U-14, dan U-19. Pembagian kategori usia tersebut bertujuan memberikan ruang kompetisi yang sesuai dengan tahapan perkembangan pemain muda agar mereka dapat bertanding secara sehat, kompetitif, dan terarah.
Untuk kategori U-10, sebanyak 25 tim akan dibagi ke dalam enam grup pada babak penyisihan, kemudian dilanjutkan ke babak 8 besar, semifinal, dan final.
Pelaksanaan pertandingan kategori U-10 akan digelar pada Minggu, 10 Mei 2026, di Lapangan Sepak Bola Kukusan, Beji. Kegiatan tersebut rencananya akan dihadiri Wali Kota Depok, H. Supian Suri, serta pengurus PSSI Provinsi Jawa Barat.
Sementara itu, kategori U-12 diikuti 29 tim yang dibagi ke dalam delapan grup pada babak penyisihan, kemudian berlanjut ke babak 16 besar, 8 besar, semifinal, hingga final.
“Waktu pelaksanaan babak penyisihan untuk kategori U-12 kami gelar pada hari Sabtu, 9 Mei 2026,” kata Syafrudin.
Babak 8 besar hingga final kategori U-12 akan digelar di Lapangan Persik Kukusan dan Lapangan Hisbul Wathon (HW), Kelurahan Beji Timur, Kecamatan Beji.
Untuk kategori U-14, terdapat 19 tim yang dibagi ke dalam empat grup. Sistem pertandingan serta jadwal kick off akan diumumkan lebih lanjut setelah regulasi resmi dari PSSI Provinsi Jawa Barat diterima oleh PSSI Kota Depok.
Syafrudin menambahkan, antusiasme peserta terus meningkat. Hal tersebut terlihat setelah kegiatan manager meeting yang juga bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Kota Depok sebagai pemateri kegiatan.
Ia menegaskan bahwa PSSI Kota Depok terus mendukung program-program kerja PSSI Provinsi Jawa Barat serta berupaya selaras dengan program Pemerintah Kota Depok.
Saat ini, panitia tengah mematangkan berbagai persiapan teknis agar pelaksanaan kompetisi berjalan lancar.
“Drawing peserta ditetapkan menjadi 24 klub dari 48 klub Askot. Untuk kategori U-10 diikuti 26 tim, U-12 diikuti 29 tim, dan U-14 diikuti 18 tim,” ujarnya.
Liga Jabar Istimewa merupakan bagian dari program pembinaan berkelanjutan bagi pemain muda di Kota Depok menuju level Jawa Barat.
“Kami di PSSI Depok ingin memberikan wadah kompetisi yang sehat sekaligus menjadi ajang pencarian bakat bagi pesepak bola usia dini,” katanya.
Ia menambahkan, kompetisi ini bukan sekadar turnamen biasa, tetapi juga menjadi bagian dari proses talent scouting guna menemukan pemain muda potensial. Para pemain yang menunjukkan performa menonjol nantinya berpeluang direkomendasikan mengikuti program pembinaan lanjutan di tingkat daerah, nasional, bahkan internasional.
Selain kompetisi, PSSI Kota Depok juga melaksanakan Pelatihan Penanganan Cedera dan Bantuan Hidup Dasar (BHD).
Pelatihan tersebut dinilai penting untuk seluruh klub anggota PSSI Kota Depok dan SSB binaan PSSI Kota Depok, khususnya dalam penanganan cedera pemain.
Kegiatan ini menjadi bukti komitmen PSSI Kota Depok dalam menyelenggarakan kompetisi sekaligus meningkatkan kompetensi SDM, serta mengutamakan keselamatan pemain dan kesiapan faktor medis saat bertanding di lapangan hijau.






