DepokNews- Sekolah Kajian Stratejik dan Global Universitas Indonesia (SKSG UI) melaksanakan acara puncak yang diisi oleh serangkaian kegiatan pengabdian masyarakat program Kampanye Smart Green.

Dosen SKSG UI yang memimpin tim pengabdian masyarakat, Lin Yola mengatakan, kegiatan tersebut diadakan sebagai bagian dari aksi agenda mitigasi dan adaptasi perubahan iklim. Dalam program Kampanye Smart Green ini terdapat upaya mensosialisasikan pentingnya pemahaman dan kesadaran gaya hidup hijau di kalangan masyarakat.

“Selain sudah menerapkan gerakan hijau di lingkungan kampus, inisiasi gerakan ini juga dilakukan di luar kampus dalam bentuk pengabdian. Walaupun masih perlu keterlibatan yang lebih holistik dan berkelanjutan,” ujar Yola dalam keterangannya yang diterima, Junat (02/12/2022).

Menurut Yola, Kampanye Smart Green merupakan aksi sivitas akademika dalam mengupayakan penerapan gaya hidup hijau. Yang bukan hanya ramah lingkungan, tetapi juga cerdas baik di lingkungan kampus maupun luar kampus.

“Kampanye ini sudah dimulai dari tahun 2021 yang merangkul pihak kampus SKSG UI dan UCSI University Malaysia sebagai akademisi, dua pemerintah daerah yaitu Pemerintah Kota (Pemkot) Depok dan Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara sebagai role model pengambil kebijakan yang menerapkan konsep Smart Green, NGO pegiat lingkungan, dan beberapa International Schools Jakarta sebagai peserta,” jelasnya.

Tahun ini, lanjut Yola, tim Kampanye Smart Green SKSG UI memilih SMAN 70 Jakarta sebagai target mitra penerapan konsep Smart Green. Kepala SMAN 70 Jakarta, Ratna Budiarti mengatakan, pihaknya sudah menerapkan beberapa program dan kegiatan ramah lingkungan yang cerdas.

“Sehingga kegiatan ini akan dapat memperkuat pelaksanaan konsep gaya hidup smart green di kalangan aktor sekolah dan menjadi contoh bagi sekolah menengah atas lainnya di Jakarta,” tuturnya.

Pada acara puncak kampanye program Smart Green 2022 yang didukung oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbud Ristek) ini, tim SKSG UI yang terdiri dari dosen-dosen, mahasiswa paska sarjana dan tenaga kependidikan melaksanakan tiga kegiatan utama yakni sharing kampanye pelaksanaan konsep smart green, pengadaan teknologi smart green, dan aksi penghijauan.

Selanjutnya, tim SKSG UI yang bekerja sama dengan Pemkot Depok yang juga merupakan mitra Kampanye Smart Green SKSG UI 2021 dan SMAN 70 Jakarta juga melakukan penanaman bibit buah Alpukat Miki. Hal itu sebagai aksi penghijauan lingkungan sekolah yang dilakukan oleh tim SKSG UI, Kepala Sekolah dan guru, serta para pelajar.

Menurut Wakil Wali Kota Depok Imam Budi Hartono yang juga mahasiswa aktif S2 program Studi Kajian Pengembangan Perkotaan SKSG UI ini, Pemkot Depok mendukung penuh aksi penghijauan dan pelestarian lingkungan yang merupakan bagian penting dari Kampanye Program Smart Green ini.

Tentu Smart Green ini juga mendukung program Pemkot Depok dalam mempromosikan kearifan lokal bibit unggul Alpukat Miki varietas mentega.

“Bibit ini sudah kami sosialisasikan sebagai bentuk kecintaan akan lingkungan yang sehat, hijau dan bersih. Penanaman alpukat ini tidak hanya diharapkan sebagai upaya penghijauan, tetapi juga dapat dimanfaatkan buahnya ke depannya,” jelasnya.

Pada penutup acara, Dosen SKSG UI, Yola memberikan apresiasi setinggi-tingginya untuk para mitra dan semua pihak yang sudah berkolaborasi dengan SKSG UI dalam merampungkan Kampanye Smart Green SKSG UI 2022.

“Kami menekankan, selain penerapan konsep gaya hidup hijau dan teknologi yang lebih inovatif, pengabdian masyarakat ini dirancang untuk kegiatan yang berkesinambungan ke depannya bagi sekolah, institusi atau pemangku kepentingan yang lebih luas,” pungkasnya.

Previous articleKatar Permata Depok Buka Posko Bantuan Korban Gempa Cianjur
Next articlePolres Depok Bekuk Spesialis Pencurian di
Rumsong, Satu Malam Gasak Dua Rumah Sekaligus