DEPOK- Dalam rangka persiapan dibukanya ibadah haji dan umrah, Rumah Sakit Graha Permata Ibu (GPI) membuka layanan kesehatan haji dan umrah (Yankeshaju). Layanan ini pertama kali ada di Kota Depok sebagai bentuk inovasi yang dilakukan RS ketika masa pandemi. Yankeshaju ini memberikan layanan one stop service bagi calon jemaah yang hendak ke Tanah Suci. Yankeshaju ini hasil kerjasam RS GPI dengan biro perjalanan haji umrah Al Malik.

“Di daerah Depok dan sekitarnya ini memang yang pertama kali (ada). Ini salah satu pengembangan layanan dari RS GPI dalam rangka memajukan umat. Secara holistik jemaah haji dan umrah disini melakukan pemeriksaannya kemudian melakukan vaksin juga. Jika ada penyakit komorbid akan kita kawal. Bagaimana kita mengkondisikan jemaah sebelum keberangkatan umrah atau haji sampai benar-benar endurance (stamina baik),” kata Direktur RS GPI, Rona Mora, Kamis (18/11/2021).


Dalam layanan ini, calon jemaah bisa mendapatkan layanan dari awal hingga pulang ke Tanah Air dengan tenaga kesehatan handal yang dimiliki rumah sakit. Sebelum berangkat akan dipersiapkan pembentukan stamina yang sehat kemudian dikawal sampai ke Tanah Suci dan ketika kembali ke Tanah Air pun tetap dalam pemantauan tenaga medis. “Jadi A to Z sudah ada di layanan ini. Seperti one stop service sudah di satu tempat di RS GPI melalui Yankeshaju. Kita kolaborasi dengan Al Malik jadi kita sinergi mempersiapkan kesehatan dan spiritual,” tukasnya.


Dalam masa pandemi ini pihaknya juga akan memberikan layanan skrining di Yankeshaju. Sehingga calon jemaah ketika mendaftar sudah tersedia segalanya disini. “Mempermudah calon jemaah karena one stop service, termasuk untuk skring covid juga disini,” paparnya.


Di tempat yang sama, Direktur PT Ihsyam selaku grup dari Al Malik, Zakaria mengatakan dalam layanan ini ada pendampingan bagi jemaah yang sakit. “Pendampingan jemaah yang mungkin sakit nanti kita bisa dampingi atau penjemputan evakuasi ketika sakit bisa kita layani,” katanya.


Untuk paket umrah yang ditawarkan di Al Malik mulai dari Rp 27 juta sudah termasuk paket kesehatan. Jika calon jemaah ada penyakit lain dapat ditambahkan vitamin dan obat tertentu dengan harga yang bersahabat. “Tergantung jemaah jika ada sakit tertentu nanti akan ada yang lain,” pungkasnya.