DepokNews – Seorang pelajar SMK di Kota Depok, Map (16) harus meregang nyawa usai terkena bacokan celurit dari kawanan begal HP di Jalan Raya Nangka (Turunan Colek) RW. 03, Kelurahan Sukamaju Baru, Kecamatan Tapos, Kota Depok, Sabtu ( 23/10/2021) subuh.

Pada saat kejadian korban sempat menjalani perawatan medis di Rumah Sakit Sentra Medika Depok, sehari setelah kejadian. Namun naas karena kondisi makin kritis korban akhirnya meninggal dunia.

” Kejadiannya hari Sabtu (23/10/2021) sekitar pukul 03.00 WIB, korban terkena sabetan celurit di punggung kiri. korban di operasi pada Sabtu malam sekitar pukul 22.00 WIB korban menghembuskan nafas terakhir,” ujar Abdul Mutarom Ketua RT 008/02, Kp. Sindang Karsa Kelurahan Sukamaju Baru, Kecamatan Tapos. Senin (26/10/2021).

Mutarom mengatakan pelaku menggunakan dua motor berboncengan masing-masing satu motor tiga orang total enam pelaku ini dugaan kuat gengster.

“Peristiwa begal HP ini baru pertama kejadian dengan korban meninggal yang merupakan warganya. Jika memang pelaku begal kenapa cuman HP korban saja yang diambil, sedangkan ketiga teman korban lainnya tidak dirampas. Jadi dugaan kuat pelaku gengster bukan pelaku begal,” katanya.

Selain itu dalam rekaman CCTV yang tertangkap di lokasi motor pelaku menggunakan Honda Vario Putih tanpa memasang plat nomor.

“Terlihat sudah direncanakan pelaku melepas kedua plat nomor para motor pelaku dan semua pelaku berjumlah empat orang menggunakan helm dan masker sehingga sulit untuk dikenali,” tuturnya.

Diketahui korban MAP merupakan anak pertama dari dua bersaudara pasangan ibu Anti (37), dan Ata (37).