Depok News – Anggota DPRD Kota Depok dari Fraksi PKS Farida Rachmayanti menyebutkan bahwa menyiapkan pemuda menjadi pengusaha adalah salah satu cara jitu mengelola bonus demografi. Pada sisi lain tercapainya tujuan pembangunan sangat sangat bertumpu pada sejauh mana potensi dan peran pemuda dioptimalkan. Hal ini disampaikan anggota Komisi A DPRD Depok ini, Senin (27 Juni 2022).

Dalam UU No. 40 Tahun 2009, tambah Farida, disebutkan bahwa peran aktif pemuda sebagai agen perubahan diwujudkan -salah satunya- dalam mengembangkan kewirausahaan.

“Oleh karena itu, Fraksi PKS Depok mendukung sepenuhnya kebijakan yang pro pemuda, secara khusus yg berkaitan dengan peningkatan kapasitas kewirausahaan. Dan Kota Depok saat ini sudah memiliki Perda tentang Pembangunan Kepemudaan. Perda ini mengamanatkan dua strategi pembangunan kepemudaan, yakni meningkatkan Indeks Pembangunan Pemuda (IPP) dan penyelenggaraan program Kota Layak Pemuda,” tegas aleg Dapil Beji, Cinere, dan Limo ini.

Farida menyebutkan salah satu dari 5 domain IPP adalah domain lapangan dan kesempatan kerja. Domain ini tantangan cukup besar jika pemuda hanya diarahkan untuk menjadi pekerja. Oleh karena itu, perlu upaya keras merubah mindset dan mental para pemuda agar justru menciptakan pekerjaan. Mereka dididik, dibina dan, didampingi untuk menjadi pengusaha.

“Karenanya Fraksi PKS Depok meminta agar Program 5000 pengusaha baru dan 1000 perempuan pengusaha 30 persennya diarahkan untuk para pemuda, yakni mereka yg usia 16 – 30 Tahun. Kita juga berharap program ini harus disetting dari hulu ke hilir. Dari mulai pelatihan, akses permodalan, penguatan kualitas produk hingga akses pemasarannya. Memang ini butuh kontinuitas dan ketelatenan dalam hal pendampingan. Menjadi tanggung jawab kita bersama untuk mencetak pemuda tangguh dan mandiri. Karena kelak dari mereka lahir keluarga-keluarga yg berkualitas. Keluarga yang memiliki ketahanan ekonomi. Yang akhirnya menghadirkan masyarakat.” pungkasnya. (Hai)

Previous articleLiburan Anak Sekolah, DPC PKS Kecamatan Tapos Gelar Khitanan Massal Gratis
Next articleNAMA Foundation Dan NICE Indonesia Visitasi Ke SMPIT Nurul Fikri