DepokNews–Legislator PKS Depok Dapil Beji, Cinere, Limo (BCL) T.M. Yusufsyah Putra atau Pak Putra melakukan kegiatan reses untuk menyerap aspirasi konstituen dan melaksanakan fungsi pengawasan sebagai anggota Dewan. Acara reses tatap muka ini diadakan di rumah tokoh masyarakat, Bang Faisal, Jalan Rawa Maya I Nomor 38 RT 002 RW 002 Kelurahan Beji, Selasa (9/11). Tokoh yang hadir, yaitu Ketua RW 002 Ahmad Burhanudin, Wakil LPM Kelurahan Beji Denis, Ketua RT 003 Walidin, Ketua RT 007 Muhammad, tokoh masyarakat RT 002 Umet, dan Bang Faisal selaku tuan rumah.

Tokoh masyarakat RT 002 RW 002, Umet, minta dimonitor pembuatan Akta dan RW Ramah Anak serta mau membuat program bank sampah agar bisa disupport oleh Pak Putra sebagai anggota dewan. Wakil LPM Kelurahan Beji, Denis menanyakan apakah usulan gerobak sampah sebanyak 50 unit di wilayahnya sudah di ajukan aspirasinya ke Pak Putra, dan apakah bisa disegerakan.jalan rusak diperbaiki lewat dana pemeliharaan. Sedangkan Ketua RT 007, Muhammad minta perbaikan pendalaman kali dan penataan kabel gas/telepon/PU dari Rawa Besar karena sering membawa sampah dan tersangkut di RT 007.

Aspirasi lainnya dari Ketua RT 003 RW 002, Walidin yang menanyakan kelanjutan pembangunan SMA Negeri 14 Beji, yang tanahnya merupakan sumber resapan yang kalau dibangun akan menjadi banjir bagi warga sekitar. Apakah hal tersebut sudah dicek Amdalnya oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat? Kemudian, akses mobil ke lokasi yang sempit dan mepengaruhi pemukiman padat di wilayah RW 002. Sementara itu, Bang Faisal menyampaikan bahwa masyarakat milenial harus dibidik untuk diadakan kegiatan kursus kewirausahaan dan apa saja program pemerintah untuk kaum milenial. “Lapangan kerja yang sulit, apakah Pemda dan PKS punya program utuk wirausahawan muda dan bisa menciptakan lapangan kerja sendiri. Apakah Pemkot punya grand design untuk program anak muda guna meyerap tenaga kerja ?” tanya Bang Faisal.

Ketua RW 002, Ahmad Burhanudin menanyakan janji kampanye Pak Putra untuk karang taruna berupa dana hibah 50 juta, bagaimana teknis pencairan bantuannnya? Jika cair akan digunakan untuk pembuatan seragam dan kegiatan kepemudaan. Masukan lainnya, untuk dibuatkan pot-pot tanaman di atas drainase wilayah RW 002. “Kontribusi Pak Putra untuk rehabilitasi rumah di RW 002 masih belum ada, dan untuk yang akan datang akan ada 10 rumah yang akan diajukan lewat aspirasi. Apakah di PKS atau Pemkot ada koperasi yang nonbunga untuk menghambat pinjaman online (rentenir) yang sudah banyak menjerat masyarakat?” ujarnya.