DepokNews – Untuk mengantisipasi merebaknya varian baru omicrom, Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) dan Penyelamatan Kota Depok meminta masyarakat mewaspadai lima titik lengah penularan Covid-19.

Kepala Dinas Damkar dan Penyelamatan Kota Depok Gandara Budiana mengatakan, titik lengah pertama yaitu melalui berbagai hal yang dilakukan di lingkungan rumah. Di antaranya makan dan kumpul bersama keluarga atau teman yang tidak serumah, tempat beribadah umum, dan asisten rumah tangga tidak menetap.

“Kemudian menggunakan jasa tukang servis ke rumah, menghadiri arisan, membiarkan anak bermain dengan teman-temannya serta pergi berbelanja ke pasar atau ke tukang sayur,” katanya Selasa (08/02/22).

Kemudian, titik lengah kedua saat beraktivitas sehari-hari. Antara lain, makan bersama teman-teman, foto bersama tanpa masker, mengunjungi pusat perbelanjaan, bar, restoran maupun bioskop, serta melakukan olahraga bersama teman atau orang yang tidak serumah.

“Titik lengah ketiga yaitu di tempat kerja, sekolah dan tempat umum, menggunakan transportasi umum, menggunakan lift yang penuh, melakukan rapat dan kerja kelompok dan saat sedang berada dalam antrian,” jelasnya.

Titik lengah keempat di lingkungan sosial. Yakni menghadiri acara pesta maupun resepsi pernikahan dan menghadiri pemakaman.

Terakhir, titik lengah lainnya pada saat berbagi peralatan milik pribadi, menerima tamu atau teman menginap di rumah dan tinggal di asrama atau kost.

“Masyarakat tetap bisa beraktivitas asal selalu waspada dan tetap konsisten menjalankan protokol kesehatan. Mari kita lindungi diri sendiri dan orang lain,” tutupnya.