Depok News

Tim Sedekah Pendidikan GHAMA D’Leader School – PWI Kota Depok Survei Anak Putus Sekolah

DepokNews — Tim Sedekah Pendidikan melakukan survei ke kediaman Anita Aditya, siswi lulusan SMP yang terancam tidak dapat melanjutkan pendidikan akibat terkendala biaya di kediamannya di RT 02/01 Kelurahan Krukut, Kecamatan Limo, Kamis

Ketua Tim Program Sedekah Pendidikan, Adi Rakasiwi mengutarakan Sedekah Pendidikan merupakan sebuah program kerjasama antara GHAMA D’Leader School dan PWI Kota Depok dalam upaya membantu siswa yatim dan miskin yang tidak bisa melanjutkan pendidikan.

“Siswa yatim dan tidak mampu yang memenuhi persyaratan akan dibantu untuk disekolahkan secara gratis. Bahkan, siswa yang bersangkutan akan difasilitasi dari seragam, buku, hingga perlengkapan sekolah,” ungkapnya.

Adi Rakasiwi menyampaikan kedatangannya dimaksudkan untuk melihat secara langsung kondisi calon siswa yang akan dimasukkan dalam program Sedekah Pendidikan.

“Jadi, kedatangan tim ini dimaksudkan untuk verifikasi, mengecek kondisi keluarga secara langsung apakah benar yang bersangkutan masuk kriteria untuk dibantu program Sedekah Pendidikan atau tidak,” tuturnya.

Dari hasil survei, katanya lagi, dan keterangan dari Ananda Lidya Wati selaku kakak Anita, Anda didapati sejumlah data, yakni hingga saat ini Anita belum bersekolah di mana pun, Anita tinggal bersama orangtuanya di rumah milik nenek dari ayahnya.

Ayah Anita bekerja serabutan dengan penghasilan yang tidak menentu, sedangkan ibunya adalah ibu rumah tangga biasa. Dengan tiga adik yang masih kecil, membuat orangtua Anita tidak sanggup menyekolahkannya.

“Ibu dari Anita saat ini kondisinya juga sedang sakit serviks. Selain itu, listrik di rumah tersebut telah beberapa bulan diputus PLN karena menunggak pembayaran. Kondisi di dalam rumah gelap karena tidak ada penerangan. Untuk keperluan air sehari-hari, menggunakan sumur timba,” paparnya.

Lebih lanjut dikatakannya, satu hal yang tim survei tekankan adalah apakah Anita benar-benar ingin melanjutkan sekolah.

“Jadi, tim ingin memastikan apakah Anita ingin sekolah. Kalau tidak ingin kan, sayang. Ternyata yang bersangkutan memang sangat ingin bersekolah, namun karena tidak ada biaya akhirnya sampai sekarang belum bersekolah,” katanya.

“Secara kondisi rumah, penghasilan orangtua, dan kesungguhan anak untuk sekolah, tim melihat memang Anita sangat membutuhkan bantuan dan berharap bisa melanjutkan sekolah,” imbuhnya.

Sementara, Ananda Lidya Wati selaku kakak Anita mengutarakan bahwa adiknya memang sangat ingin bersekolah. Bahkan sudah berupaya mencari informasi mengenai sekolah gratis yang bisa menampung adiknya untuk melanjutkan pendidikan.

“Kami mencari-cari informasi mengenai sekolah gratis di Depok melalui internet dan ada informasi sekolah gratis di GDS (GHAMA D’Leader School). Kami juga sudah mendatangi sekolah untuk mencari informasi. Akhirnya didapati nomor Pak Adi (Ketua Tim Sedekah Pendidikan,” paparnya.

“Alhamdulillah akhirnya bisa didatangi rumah kami. Mudah-mudahan adik saya bisa lolos program ini dan bisa kembali melanjutkan sekolah demi masa depan,” pungkasnya.

Exit mobile version