Depok Sukses Turunkan Angka Stunting, Pemkot Terima Kunjungan Delegasi Negara Laos

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Depok, Supian Suri (Kedua dari kiri) saat menerima kunjungan delegasi negara Laos dan perwakilan Sekretariat Wakil Presiden Republik Indonesia (RI) di Aula Edelweis, Gedung Balai Kota Depok, Kamis (07/09/23). (Foto: Diskominfo).

DepokNews – Pemerintah Kota (Pemkot) Depok berkesempatan menerima kunjungan Delegasi Negara Laos, Kamis (07/09). Dalam lawatannya, mereka ingin melihat dan mendengar langsung sukses story Kota Depok yang mampu menurunkan angka stunting dengan berbagai inovasinya. 

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Depok, Supian Suri mengatakan pihaknya menyambut baik kedatangan Delegasi Negara Laos ke Kota Depok. Menurutnya suatu kebanggaan, Kota Depok bisa berbagi sukses story nya dalam upaya menekan angka stunting.

“Pertama saya berterima kasih kepada Pemerintah Pusat, kepada Deputi Bidang Dukungan Kebijakan Pembangunan Manusia dan Pemerataan Pembangunan pada Sekretariat Wakil Presiden (Setwapres) telah memilih Depok menjadi lokus belajar Delegasi Negara Laos terkait penurunan stunting,” katanya di Aula Edelweiss, Lantai 5 Gedung Balai Kota Depok, Kamis (07/09/23). 

Pada kunjungan kali ini, dijelaskan berbagai upaya yang telah dilakukan Pemkot Depok terkait konvergensi pencegahan stunting sebagai implementasi Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 71 Tahun 2021 tentang Percepatan Penurunan Stunting. Hal tersebut diperkuat dengan dikeluarkannya Peraturan Wali Kota Depok Nomor 99 Tahun 2022 tentang Percepatan Penurunan Stunting di Kota Depok. 

“Ada Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) di Kota Depok yang bertugas merancang program penurunan stunting, kemudian sebagai pendukung program juga ada Posyandu, dimana kita sudah memiliki 1.055 posyandu yang memonitor terus kesehatan balita,” jelasnya.

Lebih lanjut, Bang Supian sapaannya bercerita bahwa upaya menekan angka stunting di Kota Depok dilakukan dengan dua pendekatan yakni spesifik dan sensitif. Pada pendekatan spesifik ini menjadi utama dalam hal yang menyangkut kesehatan. 

“Kemudian dari pendekatan sensitif adalah upaya promosi kesehatan dari mulai anak-anak, remaja, calon pengantin sampai ibu hamil hingga melahirkan, yang terus di monitor,” ungkapnya. 

“Sehingga seperti yang telah disampaikan saat paparan upaya kami dalam percepatan penurunan stunting, Insha Allah telah memenuhi target nasional di bawa 14 persen dan untuk tahun 2024 bahkan kita sudah lebih kecil dari target yang di tetapkan oleh Provinsi Jawa Barat,” tambahnya. 

Terakhir, dirinya mengungkapkan, Kota Depok akan terus berupaya menekan angka stunting. Dengan terus menjalankan arahan dan petunjuk dari Pemerintah Pusat. 

“Sekali lagi ini kebanggaan kami juga, bahwa delegasi Laos bisa mendatangi Kota Depok, setelah bertemu juga dengan lintas kementerian, ingin langsung melihat ke lokus bahwa memang kebijakan dari presiden dijalankan oleh gubernur lalu di turunkan ke Wali Kota Depok dan diimplementasikan terlaksana dengan baik di Kota Depok sehingga targetnya bisa tercapai dan bisa ditiru oleh Delegasi Negara Laos,” tutupnya.

Sumber : depok.go.id